<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62436">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI KEBIJAKAN BORDER PASS DI PERBATASAN &#13;
REPUBLIK DEMOKRATIK TIMOR LESTE DAN &#13;
REPUBLIK INDONESIA DALAM PENCEGAHAN &#13;
ILLEGAL BORDER CROSSING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Domingos Lopes  170720110505</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi,; 152 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebijakan border pass antara Timor Leste dan Republik Indonesia ini &#13;
ditengarai oleh interaksi penduduk dalam hal perpindahan penduduk dan &#13;
perdagangan tradisional perbatasan dengan alasan ekonomi yang sangat pelik &#13;
penegakan secara tegas batas-batas antara kedua negara. Hal inilah yang &#13;
mendorong pemerintah Timor Leste dan Indonesia menyepakati Mou &#13;
(Memorandum of Understanding) tentang Pengelolaan Perbatasan antara &#13;
Timer Leste dengan Republik Indonesia Tahun 2003, yang memberi &#13;
kelonggaran lintas batas negara antar masyarakat perbatasan. Berkaitan dengan &#13;
formulasi kebijakan yang dilakukan pemerintah Timor Leste mengenai border &#13;
pass antara Timor Leste dan Indonesia ini, peneliti merasa pemerintah Timor &#13;
Leste kurang memahami proses formulasi kebijakan. Salah satu sebab hambatan &#13;
pemerintah Timor Leste dalam merumuskan kebijakan border pass ini adalah &#13;
terwujudnya kondisi sulit bagi tumbuhnya inovasi barn dalam pembuatan &#13;
kebijakan. Berdasarkan fenomena di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini &#13;
dirumuskan sebagai berikut: &quot;Mengapa hasil dari formulasi kebijakan border pass &#13;
antara Timor Leste dan Republik Indonesia kurang menyentuh pada kepentingan &#13;
masyarakat?&quot; &#13;
&#13;
Oleh karena itu, untuk menjawab rumusan masalah penelitian ini maka &#13;
dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan &#13;
metode penelitiannya adalah metode deskriptif analitik. Melalui pendekatan &#13;
kualitatif, peneliti sebagai instrumen penelitian mengumpulkan, mengolah, &#13;
menganalisis, dan memverifikasi setiap informasi dari hasil wawancara dengan &#13;
key informan, dokumen dan hasil observasi lapangan yang terkait dengan masalah &#13;
penelitian. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menggambarkan bahwa, formulasi kebijakan border pass &#13;
di perbatasan Timor Leste dan Republik Indonesia dalam upaya pencegahan &#13;
illegal hording crossing ini sesuai dengan tahapan-tahapan dalam fonnulasi &#13;
kebijakan publik yaitu melalui tahapan perumusan masalah, penyusunan agenda &#13;
kebijakan, pemilihan altematif kebijakan dan tahap penetapan kebijakan. Namun &#13;
dalam pelaksanaannya, kebijakan border pass ini kurang menyentuh pada &#13;
kepentingan masyarakat. Hal tersebut disebabkan kurang terlibatnya unsure &#13;
masyarakat, terutama masyarakat perbatasan, dalam merumuskan kebijakan &#13;
border pass ini.</note>
 <note type="statement of responsibility">Domingos Lopes  170720110505</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebijakan border pass antara Timor Leste dan Repub</topic>
 </subject>
 <classification>351</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Lof f/R.17.137</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130700296</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.137)</sublocation>
    <shelfLocator>351 Lof f/R.17.137</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>62436</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-19 13:57:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-19 13:58:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>