Detail Cantuman

Image of PEMANFAATAN MEDIA MASSA DALAM PEMASARAN 
POLITIK 

(Studi Tentang Strategi Pull Marketing Partai Nasional 
Demokrat Pada Pemilu 2014) 

MASS MEDIA UTILISATION IN POLITICAL MARKETING 

(Study About Pull Marketing Strategy of Nasional Demokrat Party In 2014 General 
Election)

Text  

PEMANFAATAN MEDIA MASSA DALAM PEMASARAN POLITIK (Studi Tentang Strategi Pull Marketing Partai Nasional Demokrat Pada Pemilu 2014) MASS MEDIA UTILISATION IN POLITICAL MARKETING (Study About Pull Marketing Strategy of Nasional Demokrat Party In 2014 General Election)


Keberadaan Partai N asdem pada Pemilu Legislatif 20 14 tak lepas dari aspek persaingan
politik. Sebagai satu-satunya partai politik barn, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008091320 Zae p/R.17.79.1Perpustakaan Pusat (REF.17.79.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Zae p/R.17.79.1
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,; 123 hlm,; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Zae p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Keberadaan Partai N asdem pada Pemilu Legislatif 20 14 tak lepas dari aspek persaingan
    politik. Sebagai satu-satunya partai politik barn, Partai Nasdem harus bersaing dengan
    partai politik lain yang lebih berpengalaman dalam menghadapi kontestasi politik
    Pemilu. Namun berdasarkan perolehan suara yang didapatkan, Partai Nasdem tetap
    mampu untuk meraih sukses pada Pemilu yang secara nasional diikuti oleh dua belas
    partai tersebut. Kepemilikan media massa yang melibatkan Partai Nasdem dan Metro
    TV menjadi bagian tak terpisahkan dari susksesi politik yang dilakukan Partai Nasdem.
    Melalui kepemilikan media tersebut, Partai Nasdem memiliki kesempatan untuk
    menjadikan Metro TV sebagai sarana pemasaran politik melalui media massa atau yang
    dikenal dengan strategi pull marketing. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk
    mengkaji rancangan strategi pull marketing Partai Nasdem dalam pelaksanaan Pemilu
    Legislatif 20 14.

    Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
    deskriptif. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan teknik
    pengumpulan data melalui wawancara yang dikolaborasikan dengan studi
    dokumentasi.

    Temuan dari penelitian ini adalah: (1). Partai Nasdem mengandalkan Metro TV sebagai
    sarana komunikasi politik (2) Dalam hubungannya dengan Partai Nasdem, Metro TV
    memiliki kecenderungan menjadi alat politik Partai Nasdem melalui berbagai aktivitas
    jurnalistik yang sering memberi keuntungan untuk Partai Nasdem. (3). Keberadaan
    Metro TV menjadi pertimbangan dari dominannya strategi pull marketing dalam proses
    pemenangan politik Partai Nasdem. (4) Dalam menjalankan strategi pull marketing,
    Partai Nasdem merancang strategi tersebut dengan cara: Konsisten terhadap isu
    gerakan perubahan; Mengemas kampanye melalui iklan, dialog dan live event;
    Memanfaatkanfree media dan mengatur durasi sertajam tayang untuk meminimalisir
    pembiayaan; Mempertimbangkan timing dalam menyampaikan isu melalui media
    massa, dan; Merawat ekspektasi dengan menebar optimisme.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi