Detail Cantuman

Image of Analisis Competing Risks dengan Model Non 
Proportional Subdistribution Hazard untuk Pemodelan 
Lama Waktu Pasien Berada di IGD

Text  

Analisis Competing Risks dengan Model Non Proportional Subdistribution Hazard untuk Pemodelan Lama Waktu Pasien Berada di IGD


Model Cox Proportional Hazard merupakan model regresi survival yang paling

sering digunakan untuk menganalisis pengaruh kovariat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008096519.5 Dav a/R.14.22.1Perpustakaan Pusat (REF.14.22.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Dav a/R.14.22.1
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, ;62 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Model Cox Proportional Hazard merupakan model regresi survival yang paling

    sering digunakan untuk menganalisis pengaruh kovariat terhadap waktu survival
    sebagai variabel respon. Namun model ini hanya dapat digunakan jika terdapat
    hanya satu event of interest. Model competing risk dapat digunakan untuk
    melakukan analisis pada data survival dengan lebih dari satu penyebab terjadinya
    event. Pada data LOS pasien IOD RSHS terdapat tiga alasan pasien keluar IOD,
    yaitu masuk rawat inap, masuk kamar operasi, dan pulang. Pada penelitian ini,
    analisis competing risks dilakukan dengan menggunakan model regresi
    subdistribution hazard. Model subdistribution hazard, pada dasarnya merupakan
    pengembangan dari model Cox sehingga terdapat juga asumsi proportional hazard
    yang harns diujikan. Berdasarkan analisis pada data LOS bulan Mei 2017 di
    Instalasi Gawat Darurat RSVP Dr. Hasan Sadikin Bandung, terdapat pelanggaran
    asumsi proportional hazard sehingga model yang lebih tepat untuk digunakan
    adalah model non proportional subdistribution hazard. Fungsi waktu yang
    digunakan dalam penelitian ini adalah fungsi waktu linier 9i(t) = t. Untuk
    mengevaluasi model, digunakan nilai AIC (Akaike's Information Criterion).
    Berdasarkan kriteria tersebut, model non proportional hazard merupakan model
    yang lebih baik karena memiliki AIC yang lebih kecil yaitu sebesar 3840,822
    dibandingkan dengan model proportional subdistribution hazard. Kovariat yang
    berpengaruh signifikan terhadap lama pasien berada di IOD adalah pasien tidak
    marnpu, bagian bedah, bagian anak, shift sore, shift mal am, hari libur, dan jam
    keputusan dokter.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi