<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62029">
 <titleInfo>
  <title>Estimasi Loss Reserve Menggunakan Metode Double Chain &#13;
Ladder</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x,; 65 hlm,;29,4cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>satu permasalahan dalam manajemen asuransi yaitu menetapkan total &#13;
tpegat ldaim yang hams dipersiapkan dalam menanggulangi klaim-klaim yang &#13;
teJjadi dan dilaporkan tetapi masih dalam proses penyelesaian disebut &#13;
NSlReported But Not Settled dan klaim-klaim yang sudah terjadi tetapi belum &#13;
diIaporkan disebut IBNRJlncurred But Not Reported. Durasi waktu yang &#13;
.. bulkan dari proses penyelesaian klaim berdampak kepada perusahaan &#13;
asuransi dalam menganggarkan dana guna memperlancar proses pembayaran &#13;
.. Dalam prakteknya, Perusahaan asuransi mengumpulkan klaim-klaim &#13;
~adi besar klaim agregat dan banyak pelaporan klaim agregat berdasarkan &#13;
periode ldaim dan periode penyelesaian klaim (development), sehingga &#13;
menghasilkan nilai estimasi besar klaim agregat untuk periode mendatang disebut &#13;
reserve. Metode yang banyak digunakan dalam mengestimasi loss reserve &#13;
yaitu metode Chain Ladder (CL). Dalam menanggulangi kekurangan pada metode &#13;
&#13;
peneliti menggunakan metode Double Chain Ladder (DCL) dalam &#13;
mengestimasi loss reserve. Selanjutnya, peneliti melakukan resampling satu &#13;
datasel klaim menggunakan metode boots trap menghasilkan sejumlah sampel &#13;
bootstrap sehingga dapat mengestimasi rata-rata, prediksi error serta quantiles &#13;
&#13;
g menggambarkan distribusi dari loss reserve.</note>
 <note type="statement of responsibility">Annisa Lestari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Loss Reserve, IBNR, RBNS, Double Chain Ladder, Boo</topic>
 </subject>
 <classification>519.5 Ann p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>519.5 Ann p/R.14.14.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0100300081429</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.14.1)</sublocation>
    <shelfLocator>519.5 Ann p/R.14.14.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>62029</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-05-17 10:04:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-05-17 10:05:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>