<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61700">
 <titleInfo>
  <title>VALUASI EKONOMI OBYEK WISATA PANTAI (STUDI KASUS PADA KAWASAN PANTAI BARONPOK TUNGGAL, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIYAN RASYIEQA K</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakaultas Ekonomi Unpad</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii, 78 hlm. ; ill. ; 29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Gunung Kidul mempunyai kekayaan alam berupa pantai-pantai &#13;
yang indah dan potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata &#13;
pantai. Pantai-pantai tersebut mempunyai jumlah wisatawan yang besar, &#13;
namun lama tinggal wisatawan atau length of stay kecil. Valuasi ekonomi &#13;
dapat membantu kebijakan publik dalam beberapa aspek, salah satunya &#13;
adalah dalam penentuan harga yang tepat (pricing strategy). Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi kawasan Pantai Baron-Pok &#13;
Tunggal. Metode yang digunakan adalah metode biaya perjalanan dan &#13;
metode penilaian kontingensi. Dad hasil penelitian ini diperoIeh nilai &#13;
ekonomi kawasan Pantai Baron- menggunakan metode biaya perjalanan &#13;
atau travel cost method adaIah sebesar Rp 4.524.587.000,00 (4,5 miliar &#13;
rupiah), sedangkan niIai ekonomi obyek wisata kawasan Pantai Baron-Pok &#13;
Tunggal di Gunung Kidul menggunakan metode penilaian kontingensi atau &#13;
contingent valuation method adalah sebesar Rp 364.003.915.000 (364 &#13;
miliar rupiah). NiIai ekonomi berdasarkan metode biaya perjalanan lebih &#13;
kecil dibandingkan dengan nilai ekonomi berdasarkan metode peniIaian &#13;
kontingensi. Hal ini disebabkan pengunjung tidak bersedia mengeluarkan &#13;
biaya perjalanan yang besar ketika berwisata karena fasilitas yang kurang &#13;
memadai. Selain itu responden bersedia membayar tiket masuk lebih mahal &#13;
dari tarif saat ini bila pendapatan dad tiket masuk tersebut digunakan untuk &#13;
perbaikan dan peningkatan kualitas fasilitas pendukung. Maka Pemerintah &#13;
daerah dan pengelola obyek wisata dapat mengkaji ulang penetapan tarif &#13;
retribusi tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility">DIYAN RASYIEQA K</note>
 <subject authority="">
  <topic>valuasi ekonomi, pantai, metode biaya perjalanan, </topic>
 </subject>
 <classification>658.759 827</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>658.759 827 Diy v/R.12.319.10</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008327</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 600 REF.12.319.10)</sublocation>
    <shelfLocator>658.759 827 Diy v</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>61700</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-04-18 11:30:31</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-27 08:27:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>