Detail Cantuman

Image of MATERI MUATAN KONSTITUSI ASEAN : STUDI TERHADAP PIAGAM ASEAN

Text  

MATERI MUATAN KONSTITUSI ASEAN : STUDI TERHADAP PIAGAM ASEAN


Konstitusi dimaknai sebagai seperangkat asas dan kaidah hukum yang
mengatur prinsip-prinsip, norma-norma dan institusi-institusi yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008354342 San mPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    342 San m/R.11.21.8
    Penerbit Fak. Hukum Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 203 hlm. ; ill. ; 29,5 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    342
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Konstitusi dimaknai sebagai seperangkat asas dan kaidah hukum yang
    mengatur prinsip-prinsip, norma-norma dan institusi-institusi yang bersifat
    fundamental. Secara umum konstitusi mengatur materi muatan berupa
    perlindungan dan jaminan hak asasi manusia, struktur ketatanegaraan dan dalam
    perkembangannya mengatur prinsip-prinsip beserta kebijakan. Selain itu
    pemaknaan konstitusi menjadi luas penggunaannya dalam organisasi ditingkat
    domestik, regional maupun intemasional. ASEAN membentuk Piagam ASEAN
    sebagai produk hukum tertinggi bagi organisasi tersebut. Dengan demikian
    organisasi regional tersebut memiliki suatu dasar hukum dalam menjalankan
    aktivitasnya. Berdasarkan hal tersebut, menimbulkan dua pertanyaan, pertama,
    apakah substansi Piagam ASEAN memenuhi kriteria materi muatan konstiusi ?
    Kedua, bagaimanakah materi muatan Konstitusi ASEAN kedepan? oleh sebab itu
    penelitian ini dilakukan guna menjawab dua pertanyaan dan menjelaskan
    mengenai konstitusi bagi suatu organisasi intemasional.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi
    penelitian deskriptif analitis. Peneiitian ini menggunakan teori konstitusi dan
    materi muatan konstitusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan perbandingan
    yang menjadikan United Nations Charter, Treaty of Lisbon dan Constitutive Act
    of African Union dan Piagam ASEAN sebagai objek perbandingan. Metode
    perbandingan digunakan untuk melihat apakah memiliki karakter materi muatan
    suatu konstitusi.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa materi muatan Piagam ASEAN belum
    memenuhi kriteria materi muatan konstitusi, sebab Piagam tersebut tidak mampu
    menciptakan hasil nyata layaknya konstitusi pada umumnya. Terlebih lagi negara­
    negara anggota ASEAN tampaknya belum mampu sepenuhnya tunduk pada apa
    yang telah diatur dalam Piagam tersebut. Harapan Piagam ASEAN sebagai
    konstitusi ASEAN tentu saja ada, dengan cara menciptakan materi muatan sesuai
    dengan kehendak rakyat ASEAN dalam arti menciptakan materi muatan dari lokal
    yang kemudian diakat ketingkat regional dan juga diakomodirnya nilai-nilai
    kemanusiaan sebagai nilai universal, mengingat konstitusi organisasi baik
    regional maupun intemasional bukan saja mengikat kepada negara-negara
    melainkan juga secara langsung kepada rakyat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi