<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61625">
 <titleInfo>
  <title>Makna Yabai Sebagai Wakamono Kotoba :</title>
  <subTitle>Kajian Semantik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAULLY MAULANA PRAWIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jatinangor</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Budaya Unpad</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyak informasi yang mengandung ambiguitas. Khususnya apa yang disebut dengan &#13;
&quot;Wakamono Kotoba&quot;, yaitu bahasa Jepang yang digunakan oleh anak muda yang &#13;
mengandung makna ambiguitas. Beberapa kata biasanya tidak terdapat dalam kamus, &#13;
yang menyebabkan semakin sulit untuk mengenali maknanya. Bagaimanapun juga &#13;
wakamono kotoba tidak dapat dikenali hanya dengan satu makna menggunakan &#13;
analisa morfologi. Penggunaan wakamono kotoba terbatas hanya pada sekelompok &#13;
anak muda (komunitas remaja). Wakamono kotoba pada umunya terbagi menjadi dua &#13;
grup, yaitu untuk mengekspresikan atau membangkitkan emosi sementara yang lain &#13;
tidak. Bagaimanapun juga, klasifikasi tersebut terkadang tidak memiliki makna yang &#13;
jelas secara semantik. Sebagai contoh, kata yabai memiliki makna &quot;bahaya&quot;, akan &#13;
tetapi anak muda saat ini memakainya dengan makna &quot;hebat atau bagus&quot;. Yabai adalah &#13;
contoh kata yang mengalami perluasan makna yang awalnya bermakna negatif &#13;
berubah menjadi positif dalam penggunaannya dalam bahasa anak muda. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">MAULLY MAULANA PRAWIRA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Banyak informasi yang mengandung ambiguitas. Khusu</topic>
 </subject>
 <classification>401.43</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>401.43 Mau m/R.18.133.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008302</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 400)</sublocation>
    <shelfLocator>401.43 Mau m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>61625</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-04-16 15:10:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-30 10:49:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>