<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61616">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK KONFLIK INTERNAL PPP TERHADAP PEMILIHAN WALIKOTA PEKANBARU 2017</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARDIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fak. Ilmu Sosial Dan Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii, 130 hlm. ; ill. ; 29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik internal DPC PPP pada pemilihan Walikota Pekanbaru 2017 ditandai &#13;
dengan munculnya pernyataan Ketua DPC PPP Pekanbaru Said Usman yang &#13;
menyatakan bahwa terdapat calon tunggal PPP dalam pencalonan Walikota &#13;
Pekanbaru yang diputuskan secara individu dan bukan hasil Rapincab. &#13;
Berdasarkan pernyataan ketua DPC PPP tersebut memunculkan ketidakpuasan &#13;
dari kader PPP lainnya. Ketidakpuasan inilah yang akhirnya berujung pada &#13;
konflik yang terjadi dalam tubuh internal PPP Pekanbaru dan berdampak terhadap &#13;
proses pemilihan pencalonan Walikota Fraksi PPP DPC Pekanbaru. Dengan &#13;
demikian, perlu adanya resolusi konflik yaitu kemampuan untuk menyelesaikan &#13;
perbedaan dengan yang lainnya dan merupakan aspek penting dalam penanganan &#13;
konflik internal partai politik yang memerlukan keterampilan dan penilaian untuk &#13;
bemegoisasi, kompromi serta mengembangkan rasa keadilan. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mengemukakan dampak konflik internal DPP PPP &#13;
dengan pencalonan Walikota Pekanbaru Tahun 2017. Penelitian ini adalah jenis &#13;
penelitian kualitatifyang didukung dengan oleh data kualitatifyang diperoleh dari &#13;
para informan ahli dengan lingkup penelitian adalah PPP Kota Pekanbaru saat &#13;
pencalonan Walikota Pekanbaru Tahun 2017. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) Asal usul konflik di DPC Pekanbaru &#13;
pada pemilihan Walikota di Pekanbaru dimulai dari adanya dualisme &#13;
kepengurusan di DPP dan menjalar kepada kepengurusan PPP di DPC Pekanbaru. &#13;
Konflik internal yang ada di tubuh PPP berdampak terhadap DPC PPP Pekanbaru &#13;
yang berawal dari perbedaan pandangan politik dan masalah kaderisasi di DPC &#13;
Pekanbaru yang merupakan proses pengisian jabatan DPC Pekanbru yang &#13;
mendukung kubu Romi dan Dzan Farid. (2) Konflik di DPP Berdampak besar &#13;
terhadap adanya dualisme kepemimpinan di DPC Pekanbaru serta berimbas &#13;
terhadap pemilihan Walikota Pekanbaru 2017. Konflik dimulai dari adanya &#13;
pengusulan calon tunggal untuk maju menjadi Calon Walikota Pekanbaru yaitu &#13;
Said Usman yang mengundang polemik, namun adanya polemik pencalonan di &#13;
DPC tidak berpengaruh besat terhadap penerimaan calon Walikota dan wakil &#13;
Walikota di KPU, karena berdasarkan aturan KPU bahwa hanya calon dari partai &#13;
politik yang mendapat rekomendasi yaitu tanda tangan DPP dan disahkan oleh &#13;
Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang akan diterima oleh &#13;
KPU. Dengan demikian, adanya konflik di daerah dalam Pilkada mutlak menjadi &#13;
substansinya adalah legalitas formal. (3) PPP telah terinstitusional dengan baik. &#13;
Namun demikian, konflik dualisme pada PPP perlu adanya resolusi konflik, jika &#13;
resolusi konflik tidak dilakukan maka efeknya berdampak kepada partai yaitu &#13;
partai kurang terstruktur dengan baik, kurang terurus dengan baik, dan dibawah &#13;
kurang terinformasi dengan baik sehingga banyak salah persepsi komunikasi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Hardiansyah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Konflik Internal PPP (DPP dan DPC), Konflik Pemili</topic>
 </subject>
 <classification>320.598 141 11</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.598 141 11 Har h/R.17.80.8</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008309</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>320.598 141 11 Har h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>61616</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-04-16 14:43:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-31 10:26:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>