Detail Cantuman

Image of PERBEDAAN JUMLAH KOLONI KUMAN RONGGA MULUT PADA TINDAKAN ORAL HYGIENE MENYIKAT GIGI DITAMBAH BERKUMUR OBAT KUMUR DAUN SIRIH PADA PASIEN KEMOTERAPI

Text  

PERBEDAAN JUMLAH KOLONI KUMAN RONGGA MULUT PADA TINDAKAN ORAL HYGIENE MENYIKAT GIGI DITAMBAH BERKUMUR OBAT KUMUR DAUN SIRIH PADA PASIEN KEMOTERAPI


Salah satu efek samping kemoterapi adalah komplikasi oral. Tindakan oral
hygiene menjaga kebersihan rongga mulut dengan eara menyikat gigi, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008322610.73 Dea pPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Dea p/R.22.67.2
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 76 hlm. ; ill. ; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Salah satu efek samping kemoterapi adalah komplikasi oral. Tindakan oral
    hygiene menjaga kebersihan rongga mulut dengan eara menyikat gigi, berkumur
    menggunakan obat kumur antiseptik danflossing, merupakan upaya penting untuk
    mengurangi tingkat keparahan komplikasi oral serta berkontribusi pada
    pencegahan kolonisasi bakteri rongga mulut. Obat kumur daun sirih
    mengandungminyak atsiri daun sirih yang memiliki sifat bakterisidal mampu
    membasmi bakteri serta efektif menjaga kesehatan gigi, gusi sekaligus
    menghilangkan bau mulut. Tujuan penelitian ini adalah melihat perbedaan jumlah
    koloni kuman rongga mulut antara tindakan oral hygienemenyikat gigi dengan
    menyikat gigi ditambah berkumur obat kumur daun sirih pad a pasien kemoterapi.

    Metode penelitian yang digunakan adalah adalah Quasi Eksperimen dengan
    group pretest dan postest withcontrol. Pengambilan sampel menggunakan metode
    purposive sampling dengan jumlah sampel 40 responden, terdiri dari 20 kelompok
    intervensi dan 20 kelompok kontrol, pengelompokan dilakukan dengan memakai
    program software.Kelompok intervensi mendapatkan perlakuan oral hygiene
    menyikat gigi ditambah berkumur obat kumur daun sirih dan kelompok kontrol
    dengan tindakan oral hygiene menyikat gigi. Analisa data menggunakan uji
    Wilcoxonuntuk mengetahui perbedaan jumlah kuman rongga mulut sebelum dan
    sesudah tindakan oral hygiene dan uji Mann whitneyuntuk mengetahui perbedaan
    selisih jumlah kuman rongga mulutpada kelompok intervensi dan kelompok
    kontrol.

    Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan jumlah
    koloni kuman pada tindakan sebelum dan sesudah oral hygienebaik pada
    kelompok intervensi (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi