Detail Cantuman

Image of FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELLING AND TESTING (VCT) ULANG PADA WARIA DI KABUPATEN CILACAP

Text  

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELLING AND TESTING (VCT) ULANG PADA WARIA DI KABUPATEN CILACAP


Penelitian ini .dilatarbelakangi oleh transgender atau waria rentan terhadap
HIV, hal ini disebabkan banyak individu transgender yang terkait ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008323610.73 Ahm fPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ahm f/R.22.41.4
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 84 hlm. ; ill. ; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini .dilatarbelakangi oleh transgender atau waria rentan terhadap
    HIV, hal ini disebabkan banyak individu transgender yang terkait dengan perilaku
    berisiko seperti penggunaan kondom yang tidak konsisten dan penggunaan ob at­
    obatan atau alkohol. Angka kejadian infeksi menular seks (IMS) yang tinggi dan
    kejadian Human Immunodeficience Virus (HIV) meningkat pada waria. Deteksi
    dini, pencegahan HIV/ AIDS dengan melakukan kunjungan Voluntary Counselling
    and Testing (VCT) sangat bergantung pada perilaku waria dalam pemanfaatan
    pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor­
    faktor yang memengaruhi kunjungan pelayanan VCT ulang pada waria di Cilacap.
    Metode penelitian menggunakan survei analitik, pendekatan waktu menggunakan
    cross sectional. teknik analisis menggunakan Chi-Square dan Regresi Logistik
    Ganda. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner terhadap 135
    waria yang tergabung pada Ikatan aria Cilacap (IW ACI) dengan cara Total
    Sampling. Hasil penelitian diketahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan
    pelayanan VCT ulang pada waria di Cilacap adalah riwayat infeksi (p = 0,036),
    persepsi terhadap pelayanan VCT (p = 0,000), persepsi terhadap perilaku seksual
    yang dilakukan (p = 0,005), dan dukungan kelompok (p = 0,008). Faktor umur (p
    = 0,078), pendidikan (p = 0,776), sosial ekonomi (p = 0,731), pengetahuan tentang
    VCT (p = 0,054), dan dukungan keluarga (p = 1,000) tidak berhubungan dengan
    kunjungan pelayanan VCT ulang pada waria. Persepsi terhadap pelayanan VCT
    merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kunjungan
    pelayanan VCT ulang pada waria. Waria dengan persepsi positif terhadap
    pelayanan VCT akan memiliki peluang sebesar 51,9% untuk melakukan
    kunjungan pelayanan VCT ulang dibandingkan waria dengan persepsi negatif
    terhadap pelayanan VCT setelah dikontrol variabel umur, riwayat infeksi, persepsi
    terhadap perilaku seksual, dan dukungan kelompok. VCT sebagai pintu masuk
    penting untuk pencegahan dan perawatan HIV dapat meningkatkan sarana dan
    prasaran dalam ruangan VCT agar memberikan rasa nyaman pada klien, menjaga
    kerahasiaan hasil testing, memberikan pelayanan dengan kesopanan dan
    keramahan, petugas cepat tanggap dalam menyelesaikan keluhan klien dan
    dengan penuh perhatian, memberikan pelayanan kepada semua klien tanpa
    memandang status sosial dan tidak melecehkan harga diri klien.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi