Detail Cantuman

Image of RANCANGAN MODUL PELATIHAN EMOTIONAL SKILLS UNTUK MENINGKATKAN EMOTIONAL INTELLIGENCE PADA CALON PSIKOLOG

Text  

RANCANGAN MODUL PELATIHAN EMOTIONAL SKILLS UNTUK MENINGKATKAN EMOTIONAL INTELLIGENCE PADA CALON PSIKOLOG


Seorang psikolog dituntut untuk memiliki kompetensi di bidang kognitif,
emosional, secta relasional dalam profesinya. Sementara, dari kajian ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008266155.6 Nag rPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 100 REF.19.105.6)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.6 Nag r/R.19.105.6
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 166 hlm. ; ill. ; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.6
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Seorang psikolog dituntut untuk memiliki kompetensi di bidang kognitif,
    emosional, secta relasional dalam profesinya. Sementara, dari kajian kurikulum
    secta standar kompetensi yang beredar sampai saat ini, domain emosional belum
    mendapat perhatian yang cukup. Seorang psikolog yang memiliki kemampuan
    emotional intelligence yang baik diprediksi dapat menghasilkan performa yang baik
    pada tugas-tugas profesinya. Berdasarkan data awal ditemukan bahwa para
    mahasiswa magister psikologi profesi yang baru menyelesaikan fase praktek kerja
    masih mengalami kesulitan di bidang emosi. Melihat fenomena ini, penting
    dirancang suatu pelatihan yang dikemas dengan praktikal dan secara langsung
    membantu para mahasiswa profesi untuk mengembangkan emotional intelligence
    yang dimiliki. Penelitian ini berusaha untuk merancang dan menguji coba modul
    pelatihan emotional skills sebagai sarana untuk meningkatkan emotional
    intelligence pada mahasiswa magister psikologi profesi Universitas Padjadjaran.

    Penelitian ini terdiri dari 2 tahap. Tahapan pertama adalah studi
    perancangan modul. Modul dirancang berlandaskan teori emotional skills oleh
    Caruso dan Salovey (2004). Teori ini dikemas dalam bentuk pelatihan sesuai
    dengan tahapan perancangan pelatihan oleh Kirkpatrick & Kirkpatrick (2006).
    Tahapan kedua adalah studi implementasi penelitian, dimana desain yang adalah
    mixed methods: concurrent explanatory strategy. Subjek dalam penelitian ini
    adalah 12 mahasiswa psikologi profesi jurusan klinis dewasa. Pelatihan emotional
    skills terdiri atas 6 sesi yang dikemas ke dalam 4 hari. Alat ukur yang digunakan
    berupa Reaction Sheets, Learning Sheets, MSCEIT, dan observasi. Analisis data
    menggunakan paired sample T-test untuk mengevaluasi perbedaan pre-test dan
    post-test.

    Hasil rancangan dan uji coba penelitian menunjukkan bahwa pelatihan
    emotional skills mendapatkan hasil yang positif pada level Reaction dan Learning.
    Pengukuran reaction menunjukkan bahwa partisipan merasa relevansi dan manfaat
    pelatihan ini sangat penting bagi profesinya. Pengukuran Learning menyatakan
    bahwa instruktur berhasil menyampaikan objektif pembelajaran, sehingga
    partisipan memperoleh pengetahuan barn mengenai topic ini. Akan tetapi,
    perubahan pada level Behaviour dinilai belum signifikan. Pengembangan modul
    diarahkan kepada aspek teknikal dan rencana pengukuran. Pengukuran pada level
    Behaviour sebaiknya hanya dipertimbangkan pada integrasi keseluruhan pelatihan,
    praktik kerja, dan supervisi yang disarankan untuk penelitian selanjutnya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi