Detail Cantuman

Image of Kajian atas Pengaruh Tahapan Proses Transformasi dari 
Kotter pada Keberhasilan Proses Transformasi Perusahaan dalam Perspektif 
Manajemen dan Karyawan (Stud; Kasus Transformasi PT TELKOM Menuju TIME 
Company).

Text  

Kajian atas Pengaruh Tahapan Proses Transformasi dari Kotter pada Keberhasilan Proses Transformasi Perusahaan dalam Perspektif Manajemen dan Karyawan (Stud; Kasus Transformasi PT TELKOM Menuju TIME Company).


Dunia Bisnis saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat, tak tentu,
dan turbulen , baik dari sisi teknolagi, regulasi , pasar ataupun ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0100109070001658. Sub k/R.12.176Perpustakaan Pusat (REF.12.176)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658. Sub k/R.12.176
    Penerbit Magister Ekonomi Dan Bisnis : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, ; 1687 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658. Sub k/R.12.176
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dunia Bisnis saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat, tak tentu,
    dan turbulen , baik dari sisi teknolagi, regulasi , pasar ataupun persaingan.
    Beberapa pakar menyebutnya sebagai The Age of Turbulence, bahkan pakar
    lainnya menyebutkan bahwa industri telah berubah 180 derajad menuju
    keseimbangan baru (new equilibrium). Transformasi perusahaan dianggap sebagai
    salah satu solusi, karena transformasi dapat merubah corporate life cycle.

    Menurut Kotter, ada delapan kesalahan umum yang tidak dilakukan oleh
    perusahaan sehingga mengalami kegagalan proses transformasi, yaitu kegagalan
    menumbuhkan perasaan bahwa perubahan adalah hal yang mendesak, kegagalan
    menciptakan koalisi pengarah yang kuat, meremehkan kekuatan visi, kegagalan
    mengkomunikasikan visi, mengabaikan hambatan-hambatan vi si baru, kegagalan
    menciptakan keuntungan jangka pendek, terlalu cepat menyatakan keberhasilan,
    dan lalai menanamkan akar perubahan secara kokoh dalam kultur perusahaan.

    Keberhasilan proses transformasi dapat diukur dari persepsi orang-orang
    yang terlibat dalam organisasi, yaitu pemegang saham, manajemen, karyawan,
    pemasok, distributor dan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji
    apakah dalam persepsi manajemen dan karyawan kedelapan tahap proses
    transformasi, tahap pencairan status quo dan tahap penanaman akar perubahan
    secara kokoh dalam kultur perusahaan dari Kotter telah diimplementasikan secara
    baik serta apakah jika diimplementasikan dengan baik akan memberikan pengaruh
    keberhasilan yang signifikan.

    Data diperoleh dari 25 responden manajemen dan 33 responden karyawan
    di unit-unit PT TELKOM yang telah mengalami transformasi. Implementasi proses
    transformasi dan pengaruhnya diukur dengan menggunakan norma persentil
    (Norms Percentile) dan Analisis Jalur (Path Analysis).

    Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kedelapan tahap proses
    transformasi, tahap pencairan status quo dan tahap penanaman akar perubahan
    secara kokoh dalam kultur perusahaan dari Kotter yang diimplementasikan secara
    baik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan proses
    transformasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi