<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61130">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PERUBAHAN DAN EKOSISTEM  PERAIRAN PULAU PANJANG KABUPATEN JEPARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ENY SUPRYHATUN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 127 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pulau Panjang tennasuk dalam kategori pulau kecil, tetapi memiliki potensi &#13;
ekologi yang penting, potensi wisata dan perikanan. Pulau Panjang memiliki 2 &#13;
ekosistem perairan penting, yaitu ekosistem terumbu karang dan padang lamun &#13;
yang merupakan penghasil plasma nutfah bagi perairan sekitamya. Meskipun &#13;
mempunyai potensi untuk dikembangkan, Pulau Panjang bersifat rentan terhadap &#13;
perubahan lingkungan. Meningkatnya tekanan ekologis pada pulau terse but &#13;
menyebabkan perubahan ekosistem dan habitat di perairan Pulau Panjang dan &#13;
wilayah pesisimya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan luas &#13;
daratan, ekosistem terumbu karang dan ekosistem padang lamun dari tahun 2001- &#13;
2016, faktor-faktor yang menjadi pemicu perubahan luas daratan, ekosistem &#13;
terumbu karang dan padang lamun serta arahan dan strategi pengelolaan Pulau &#13;
Panjang Kabupaten Jepara. &#13;
&#13;
Penelitian dilaksanakan di Pulau Panjang Kabupaten Jepara. Metode yang &#13;
digunakan adalah campuran concurrent embedded strategy yang &#13;
mengkombinasikan metode kuantitatif-kualitatif secara simultan tetapi bobot &#13;
metodenya berbeda. Metode kuantitatif digunakan untuk mengukur perubahan &#13;
garis pantai serta luasan daratan pulau akibat abrasi dan akresi serta luasan &#13;
ekosistem perairan. Metode kualitatif untuk menggali faktor-faktor pemicu, &#13;
tekanan, kondisi, dampak serta respon (DPSIR) yang terjadi serta arahan strategi &#13;
pengelolaan Pulau Panjang. &#13;
&#13;
Pulau Panjang dari tahun 2001-2016 luas daratan Pulau Panjang mengalami &#13;
penurunan yang disebabkan oleh adanya abrasi dan akresi. Panjang garis pantai &#13;
.juga mengalami penurunan. Pada ekosistem perairan, luas terumbu karang hidup &#13;
berkurang, luas terumbu mati bertambah dan luasan padang lamun mengalami &#13;
penurunan. Faktor-faktor pemicu perubahan luasan daratan adalah aktifitas &#13;
manusia (antropogenik) yang mengganggu keseimbangan ekosistem perairan &#13;
sehingga faktor hidrooseanografi (faktor alam) yang mestinya stabil berubah &#13;
menjadi destruktif. Pada ekosistem terumbu karang dan padang lamun yang &#13;
menjadi pemicu adalah faktor alam, faktor antropogenik dan faktor sosial &#13;
ekonomi. Arahan dan strategi pengelolaan terhadap perubahan luas daratan Pulau &#13;
Panjang Kabupaten Jepara yaitu usaha-usaha rehabilitasi pantai dengan bangunan &#13;
pelindung pantai maupun vegetasi alami, menjaga kelestarian pantai serta &#13;
pengendalian sedimentasi sungai. Sedangkan untuk pengelolaan ekosistem &#13;
perairan (ekosistem terumbu karang dan padang lamun) dengan revitalisasi, &#13;
rehabilitasi, perlindungan SDA dan ekosistem perairan, pengendalian aktifitas &#13;
pembangunan serta pengembangan aktifitas pemanfaatan SDA yang ramah &#13;
lingkungan baik di Pulau Panjang maupun di Daratan Jepara agar ekosistem &#13;
perairan tetap terj aga. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">ENY SUPRYHATUN</note>
 <subject authority="">
  <topic>pulau kecil, abrasi, akresi, DPSIR, terumbu karang</topic>
 </subject>
 <classification>277.759 826 63 Eny k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>277.759 826 63 Eny k/R.25.270.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008106</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.25.270.1)</sublocation>
    <shelfLocator>277.759 826 63 Eny k/R.25.270.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>61130</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-13 11:17:02</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-13 11:18:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>