Detail Cantuman

Image of MODEL PENGEMBANGAN PARIWISATA KREATIF PADA SAUNG ANGKLUNG UDJO, BANDUNG

Text  

MODEL PENGEMBANGAN PARIWISATA KREATIF PADA SAUNG ANGKLUNG UDJO, BANDUNG


Disertasi ini merupakan penelitian bidang pariwisata yang mengulas permasalahan
pengembangan pariwisata kreatif yang kemudian mencoba membuat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007568910.259 824 32 Far mPerpustakaan Pusat (Reference kls.900)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    910.259 824 32 Far m/R.18.47.3
    Penerbit Universitas Padjadjaran : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 278 hlm.; ill.: 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    910.259 824 32
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Disertasi ini merupakan penelitian bidang pariwisata yang mengulas permasalahan
    pengembangan pariwisata kreatif yang kemudian mencoba membuat model
    pengembangannya. Penelitian dilakukan di Saung Angklung Udjo, Bandung. Saung
    Angklung Udjo merupakan destinasi wisata yang telah lama berkembang dalam
    mempopulerkan angklung baik di masyarakat Indonesia maupun dalam kancah
    internasional. Saung Angklung Udjo memiliki cara yang unik dan kreatif dalam
    menampilkan angklung sebagai atraksi wisatanya.

    Metode penelitian yang digunakan dalam disertasi ini yaitu kualitatif, sedangkan
    pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara terstruktur, dan studi
    literatur. Informasi dan data yang terkumpul kemudian diverifikasi dan ditelaah dengan
    teori dan konsep yang telah dibangun.

    Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam mengembangkan pariwisata kreatif
    diperlukan beberapa unsur utama yaitu apa yang penulis sebut sebagai unsur internal,
    eksternal dan pendampingan oleh pemerintah. Dalam un sur internal mencakup atraksi yang
    harus bersifat mengajak wisatawan berpartisipasi aktif, mengeksplorasi kreatifitas,
    mengalami proses belajar, bersifat interaktif dan termasuk ke dalam art by methamorposis.
    Dalam pengembangan pariwisata kreatif juga diperlukan adanya unsur creative person,
    creative environment, creative product dan creative process.

    Pada unsur eksternal perlu memperhatikan dengan baik faktor aksesibilitas,
    amenitas dan fasilitas, pemasaran (segmenting, targeting, positioning), keterlibatan
    masyarakat lokal dan jaringan kerjasama. Dalam pengembangan pariwisata kreatif juga
    tidak boleh melupakan unsur pendampingan oleh pemerintah dimana sebuah destinasi
    pariwisata kreatif perlu mendapat perhatian pemerintah, baik dari sisi kelembagaan,
    kebijakan, jaringan kerjasama dan peluang lainnya seperti finansial, pemasaran dan
    informasi. Dalam pengembangan pariwisata kreatif penulis mengajukan sebuah model
    pengembangan yang diberi nama "Model Pengembangan Pariwisata Kreatif Berbasis
    Industri Kreatif Angklung".
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi