Detail Cantuman

Image of Hubungan polimorfisme rs9939609 gen fto, asupan energi, aktivitas fisik dan kebugaran jasmani dengan massa lemak pada remaja awal stunting dan normal

Text  

Hubungan polimorfisme rs9939609 gen fto, asupan energi, aktivitas fisik dan kebugaran jasmani dengan massa lemak pada remaja awal stunting dan normal


Stunting mempunyai risiko menjadi kurus dan obesitas. Massa lemak pada kurus
dan obesitas dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007573610 Sit hPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 400)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610 Sit h/R.13.39.2
    Penerbit Kedokteran Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xx, 128 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Stunting mempunyai risiko menjadi kurus dan obesitas. Massa lemak pada kurus
    dan obesitas dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Polimorfime
    rs9939609 gen ETO mengganggu keseimbangan energi dan meningkatkan massa
    lemak. F aktor lingkungan saling berinteraksi mempengaruhi massa lemak,
    Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan polimorfisme rs9939609 gen
    FrO, asupan energi, aktivitas fisik dan kebugaran jasmani dengan massa lemak
    pada remaja awal stunting dan remaja awal normal.

    Rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang.
    Penelitian dilakukan di Kecamatan Jatinangor pada 192 subjek remaja awal
    stunting dan normal usia 10 sampai 14 tahun, bulan desember 2014 sampai
    pebruari 2015. Pengukuran massa lemak dengan Bioimpedance Analyzer. Analisis
    asupan energi dengan repeated 24-h food recall. Pengukuran aktivitas fisik
    dengan Adolescent Physical Activity and Recall Questionnare. Pengukuran
    kebugaran jasmani dengan Tes Kesegaran Jasmani, Pemeriksaan polimorfisme
    rs9939609 gen ETO dengan Restriction Fragment Length Polymorphism dengan
    enzim restriksi sqal. Analisis data dengan uji t tidak berpasangan, uji korelasi
    Person dan uji regresi linier.

    Hasil penelitian pada remaja stunting dan normal: rerata massa lemak 15,4(7,9)%
    dan 18,95(8,9)%; genotip AT 19 dan 14, genotip IT 77 dan 82; asupan energi
    1617,07(470,9)Kkal dan 1597(530,Il)KkaI; aktivitas fisik 1274(284,21)Kkal dan
    1582,97(341,32)Kkal; skor kebugaran jasmani 334,18(43,19) dan 321,57(38,04).
    Hubungan polimorfime rs9939609 gen FTO dengan massa lemak remaja awal
    stunting dan normal p:0,33 dan p:0,68; korelasi asupan energi dengan massa
    lemak p:0,75 dan p:0,14; korelasi aktivitas fisik dengan massa lemak p:O,OO
    dengan r:-0,40 dan r:-0,59; korelasi kebugaran dengan massa lemak p:O,OO dengan
    r:-0,27 dan r:-0,28. Analisis regresi tinier pada remaja awal stunting: massa lemak
    = 3,46 + 1,53(jenis kelamin) + 0,22(umur) - 0,45(tinggi badan) - 0,001 (aktivitas
    fisik); dan remaja awal normal: massa lemak = -167,33 + 1O,42(jenis kelamin)-
    2,43(umur) - 18,41 (aktivitas fisik ).

    Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan polimorfisme rs9939609 gen ETO dan
    asupan energi dengan massa lemak, terdapat hubungan aktivitas fisik dan
    kebugaran jasmani dengan massa lemak. Aktivitas fisik merupakan faktor yang
    paling berpengaruh pada massa lemak.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi