Detail Cantuman

Image of Manfaat gelatin hidrolisat tulang ekor (pygostyle) ayam broiler oleh aspergillus niger dalam pencegahan osteoporosis pada tikus putih

Text  

Manfaat gelatin hidrolisat tulang ekor (pygostyle) ayam broiler oleh aspergillus niger dalam pencegahan osteoporosis pada tikus putih


MANFAAT GELATIN HIDROLISAT TULANG EKOR (PYGOSTYLE)
AY AM BROILER OLEH Aspergillus niger DALAM PENCEGAHAN
OSTEOPOROSIS PADA TIKUS ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007565636 Yas mPerpustakaan Pusat (Reference kls.600 / R. 20.7.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636 Yas m
    Penerbit Universitas Padjadjaran : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 161 hlm.; ill.: 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    200130130007
    Klasifikasi
    636 Yas m / R. 20.7.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    Disertasi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • MANFAAT GELATIN HIDROLISAT TULANG EKOR (PYGOSTYLE)
    AY AM BROILER OLEH Aspergillus niger DALAM PENCEGAHAN
    OSTEOPOROSIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

    Oleh:

    Yasmi Purnamasari Kuntana

    ABSTRAK

    Tulang ekor (pygostyle) ayam broiler adalah suatu jaringan tulang raw an
    mengandung kolagen yaitu suatu mucoprotein bersifat plasma expander. Proses
    hidrolisis kolagen secara enzimatik menghasilkan gelatin hidrolisat yang berbeda
    dengan gelatin komersial pada umumnya karena memiliki komposisi as am amino
    dengan rata-rata berat molekul yang rendah. Hal tersebut menjadi keunggulannya
    karena dapat langsung diserap oleh saluran pencemaan. Disamping itu, proses
    enzimatik tidak memakan waktu lama dan biaya tinggi serta ramah lingkungan.
    Proses ini dapat dibantu oleh Aspergillus niger yaitu fungi tergo long aman. A.
    niger memiliki enzim protease yang dapat mencema kolagen menjadi gelatin
    hidrolisat. Enzim terse but dikeluarkan secara ekstraseluler sehingga
    pemanfaatannya tidak memerlukan pengeluaran nilai input yang tinggi. Gelatin
    hidrolisat dapat mereduksi penyakit osteoporosis.

    Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah memperoleh temuan baru
    tulang ekor ayam yang selama ini belum pernahdimanfaatkan oleh para peneliti
    ke arah produk fungsional berbentuk gelatin hidrolisat yang diproses secara
    enzimatik menggunakan A. niger dengan cara kerja yang sangat sederhana namun
    menghasilkan produk yang bermanfaat bagi- kepentingan umat. Target khusus
    yang ingin dicapai adalah memperoleh karakter gelatin hidrolisat dari tulang ekor
    ayam broiler yang dihidrolisis secara enzimatik melalui aktivitas A. niger, serta
    mendapatkan gambaran patofisiologis osteoporosis dan menetapkan besaran
    senyawa karbon tetrakloride (CCLt) sebagai spesies oksigen reaktif dan besaran
    gelatin hidrolisat yang tepat mengeliminir osteoporosis pada tikus putih (Rattus
    norvegicus ).

    Penelitian telah dilakukan secara eksperimental di laboratorium
    menggunakan rancangan acak lengkap. Parameter penelitian mencakup analisis
    proksimat, viskositas, bobot badan dan pengamatan histologis jaringan
    musculoskeletal yang meliputi pengukuran diameter berkas otot, rawan dan
    kolagen. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih jantan (R. norvegicus)
    galur Wistar berumur 2-3 bulan dengan bobot badan 185-200 gram. Penelitian
    terbagi dalam 3 tahap, yaitu pembuatan gelatin hidrolisat dari tulang ekor ayam
    broiler, induksi osteoporosis tikus putih (R. norvegicus) dengan CCLt dan
    pengaruh pemberian gelatin hidrolisat dalam mencegah osteoporosis pada tikus
    putih (R. norvegicus). Data dianalisis menggunakan ANAVA dan Duncan test.

    vi

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses hidrolisis tulang ekor broiler
    oleh A. niger pada kondisi fermentasi cair, suhu 30°C, pH 6 dan pemutaran 120
    rpm selama 120 jam telah menghasilkan gelatin hidrolisat dengan karakter
    Viscositas 24,5 mpas, rendemen 44,90%, kadar air 99,10%, kadar abu 0,20%,
    kadar protein 0,31 %, kadar lemak 0,00% dan kadar karbohidrat 0,39%. Kadar
    protein ter!arut 5554,12 mgfL dan aktivitas enzim protease 3,64 unit aktivitas/mg
    protein. Senyawa CCl4 dosis 0,14 mUg BB tikus adalah dosis yang menyebabkan
    kerusakan jaringan musculoskeletal dan menginduksi osteoporosis pad a tikus (R.
    norvegicus). Dosis gelatin hidrolisat yang tepat mencegah kerusakan jaringan
    musculoskeletal dan mengeliminir osteoporosis pada tikus (R. norvegicus) adalah
    dosis 0,5 mUg BB tikus.

    Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa proses
    hidrolisis tulang ekor broiler oleh A. niger telah menghasilkan gelatin hidrolisat
    dengan viscositas dan berat molekul rendah. Produk tersebut membuktikan
    prospektivitas tulang ekor yang masih memiliki sel pun ea dapat mencegah
    kerusakan jaringan muscoskeletal tikus (R. norvegicus) akibat paparan CCl4 dos is
    0,14 mUg BB tikus. Hal terse but menunjukkan gelatin hidrolisat sebagai produk
    ramah lingkungan berfungsi sebagai pencegah penyakit imunodefisiensi dan
    degeneratif seperti penyakit osteoporosis.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi