<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60961">
 <titleInfo>
  <title>Manfaat gelatin hidrolisat tulang ekor (pygostyle) ayam broiler oleh aspergillus niger dalam pencegahan osteoporosis pada tikus putih</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yasmi Purnamasari Kuntana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Universitas Padjadjaran</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xviii, 161 hlm.; ill.: 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>MANFAAT GELATIN HIDROLISAT TULANG EKOR (PYGOSTYLE) &#13;
AY AM BROILER OLEH Aspergillus niger DALAM PENCEGAHAN &#13;
OSTEOPOROSIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) &#13;
&#13;
Oleh: &#13;
&#13;
Yasmi Purnamasari Kuntana &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Tulang ekor (pygostyle) ayam broiler adalah suatu jaringan tulang raw an &#13;
mengandung kolagen yaitu suatu mucoprotein bersifat plasma expander. Proses &#13;
hidrolisis kolagen secara enzimatik menghasilkan gelatin hidrolisat yang berbeda &#13;
dengan gelatin komersial pada umumnya karena memiliki komposisi as am amino &#13;
dengan rata-rata berat molekul yang rendah. Hal tersebut menjadi keunggulannya &#13;
karena dapat langsung diserap oleh saluran pencemaan. Disamping itu, proses &#13;
enzimatik tidak memakan waktu lama dan biaya tinggi serta ramah lingkungan. &#13;
Proses ini dapat dibantu oleh Aspergillus niger yaitu fungi tergo long aman. A. &#13;
niger memiliki enzim protease yang dapat mencema kolagen menjadi gelatin &#13;
hidrolisat. Enzim terse but dikeluarkan secara ekstraseluler sehingga &#13;
pemanfaatannya tidak memerlukan pengeluaran nilai input yang tinggi. Gelatin &#13;
hidrolisat dapat mereduksi penyakit osteoporosis. &#13;
&#13;
Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah memperoleh temuan baru &#13;
tulang ekor ayam yang selama ini belum pernahdimanfaatkan oleh para peneliti &#13;
ke arah produk fungsional berbentuk gelatin hidrolisat yang diproses secara &#13;
enzimatik menggunakan A. niger dengan cara kerja yang sangat sederhana namun &#13;
menghasilkan produk yang bermanfaat bagi- kepentingan umat. Target khusus &#13;
yang ingin dicapai adalah memperoleh karakter gelatin hidrolisat dari tulang ekor &#13;
ayam broiler yang dihidrolisis secara enzimatik melalui aktivitas A. niger, serta &#13;
mendapatkan gambaran patofisiologis osteoporosis dan menetapkan besaran &#13;
senyawa karbon tetrakloride (CCLt) sebagai spesies oksigen reaktif dan besaran &#13;
gelatin hidrolisat yang tepat mengeliminir osteoporosis pada tikus putih (Rattus &#13;
norvegicus ). &#13;
&#13;
Penelitian telah dilakukan secara eksperimental di laboratorium &#13;
menggunakan rancangan acak lengkap. Parameter penelitian mencakup analisis &#13;
proksimat, viskositas, bobot badan dan pengamatan histologis jaringan &#13;
musculoskeletal yang meliputi pengukuran diameter berkas otot, rawan dan &#13;
kolagen. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih jantan (R. norvegicus) &#13;
galur Wistar berumur 2-3 bulan dengan bobot badan 185-200 gram. Penelitian &#13;
terbagi dalam 3 tahap, yaitu pembuatan gelatin hidrolisat dari tulang ekor ayam &#13;
broiler, induksi osteoporosis tikus putih (R. norvegicus) dengan CCLt dan &#13;
pengaruh pemberian gelatin hidrolisat dalam mencegah osteoporosis pada tikus &#13;
putih (R. norvegicus). Data dianalisis menggunakan ANAVA dan Duncan test. &#13;
&#13;
vi &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses hidrolisis tulang ekor broiler &#13;
oleh A. niger pada kondisi fermentasi cair, suhu 30°C, pH 6 dan pemutaran 120 &#13;
rpm selama 120 jam telah menghasilkan gelatin hidrolisat dengan karakter &#13;
Viscositas 24,5 mpas, rendemen 44,90%, kadar air 99,10%, kadar abu 0,20%, &#13;
kadar protein 0,31 %, kadar lemak 0,00% dan kadar karbohidrat 0,39%. Kadar &#13;
protein ter!arut 5554,12 mgfL dan aktivitas enzim protease 3,64 unit aktivitas/mg &#13;
protein. Senyawa CCl4 dosis 0,14 mUg BB tikus adalah dosis yang menyebabkan &#13;
kerusakan jaringan musculoskeletal dan menginduksi osteoporosis pad a tikus (R. &#13;
norvegicus). Dosis gelatin hidrolisat yang tepat mencegah kerusakan jaringan &#13;
musculoskeletal dan mengeliminir osteoporosis pada tikus (R. norvegicus) adalah &#13;
dosis 0,5 mUg BB tikus. &#13;
&#13;
Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa proses &#13;
hidrolisis tulang ekor broiler oleh A. niger telah menghasilkan gelatin hidrolisat &#13;
dengan viscositas dan berat molekul rendah. Produk tersebut membuktikan &#13;
prospektivitas tulang ekor yang masih memiliki sel pun ea dapat mencegah &#13;
kerusakan jaringan muscoskeletal tikus (R. norvegicus) akibat paparan CCl4 dos is &#13;
0,14 mUg BB tikus. Hal terse but menunjukkan gelatin hidrolisat sebagai produk &#13;
ramah lingkungan berfungsi sebagai pencegah penyakit imunodefisiensi dan &#13;
degeneratif seperti penyakit osteoporosis.</note>
 <note type="statement of responsibility">Yasmi Purnamasari Kuntana</note>
 <classification>636 Yas m / R. 20.7.2</classification>
 <identifier type="isbn">200130130007</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>636 Yas m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007565</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference kls.600 / R. 20.7.2)</sublocation>
    <shelfLocator>636 Yas m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60961</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 15:09:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 15:50:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>