Text
Transformasi budaya seni tarling di Cirebon
Harry Tjahjodiningrat, 2017, Transformasi Budaya Seni Tarling Di Cirebon,
Disertasi, Ilniu Kajian Budaya, Universitas Padjadjaran, Bandung. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010040007558 306.459 8245 Har t Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 400) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 306.459 8245 Har t/R.18.12.1Penerbit Fakultas Ilmu Budaya Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xxi, 312 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 306.459 8245Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik referencePernyataan Tanggungjawab Harry Tjahjodiningrat -
Harry Tjahjodiningrat, 2017, Transformasi Budaya Seni Tarling Di Cirebon,
Disertasi, Ilniu Kajian Budaya, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Penelitian ini mengetengahkan perkembangan budaya seni Tarling di wilayah
Cirebon. Sebagai kesenian khas Pantura, seni Tarling telah banyak mengalami
perubahan pada aspek tekstual maupun kontekstualnya. Terjadi perubahan dan
perkembangan yang cepat pada seni Tarling di Cirebon, hingga menarik untuk
diteliti. Dari uraian tersebut, maka dapat diidentifikasinan rumusan masalah
penelitian ini, yaitu: 1). Bagaimana struktur pertunjukan Seni Tarling di Cirebon";
2). Apa penyebab terjadinya transformasi budaya pada Seni Tarling di Cirebon?,
dan 3). Bagaimana kondisi faktual Seni Tarling di Cirebon? Teori utama yang
digunakan dalam penelitian ini adalah teori-teori budaya: teori Budaya Pop dari
John Storey dan teori Kebudayaan Populer dari Graeme Burton; serta teori-teori
transformasi: teori Difusi dari Abdillah Hanafi dan teori Strukturasi dari Anthony
Giddens. Dipertajam dengan penggunaan teori Habitus dari Pierre Bordioue, dan
teori Intertekstual dari Julia Kristeva. Metode penelitian yang diterapkan adalah
penelitian kualitatif, dengan pendekatan budaya, pendekatan sosial, pendekatan
sejarah dan pendekatan seni (musik). Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah teknik observasi dan teknik wawancara (deskriptif), dan analisa data yang
diterapkan adalah induktif Terdapat dua istilah pada aliran seni tarling di
Cirebon, yaitu Tarling KlasikanITradisi dan tarling Modern (Masa Kini).
Berdasarkan zaman, seni tarling dibagi menjadi tiga masa, yaitu Tarling Masa
Awal, Tarling Masa Tengah, dan Tarling Masa Kini .. Secara umum seni Tarling
masih ada, belum mati, masih eksis, tapi terjadi perubahan pada fungsi dan bentuk
struktur pertunjukannya. Khusus Tarling KlasikanlTradisi sudah mulai jarang
dimainkan, karena para penanggap dan penikmat seni Tarling dewasa ini lebih
sering menanggap Tarling Modern-Masa Kini.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






