<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60940">
 <titleInfo>
  <title>PROSES KONSOLIDASI DEMOKRASI PADA NAGARI DI SUMATERA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TENGKU RIKA VALENTINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pasca Sarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xix, 381 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PROSES KONSOLIDASI DEMOKRASI PADA NAGARI DI SUMATERA &#13;
BARAT &#13;
&#13;
Abstrak &#13;
&#13;
Latar belakang permasalahan penelitian ini berangkat dari sebuah &quot;celah kosong&quot; &#13;
yang belum dianalisis oleh beberapa peneliti terkait dengan konsolidasi demokrasi &#13;
yaitu proses konsolidasi demokrasi temyata membutuhkan habitus, norma-norma, &#13;
budaya, kelembagaan serta intermediasi negara dengan masyarakat lokal yang &#13;
tercemin dalam bentuk kebijakan. Pertanyaan kunci pada penelitian ini diarahkan &#13;
pada bagaimana proses konsolidasi demokrasi yang terjadi pad a Nagari di &#13;
Sumatera Barat? Tujuan dari penelitian ini adalah; (i) Mengkaji dan menganalisis &#13;
bagaimana dinamika politik lokal berproses dalam konsolidasi demokrasi pad a &#13;
Nagari, serta analisis hubungan pusat-daerah yang dibingkai oleh negara dalam &#13;
bentuk intervensi pad a pemerintahan Nagari di Sumatera Barat (sejak periode &#13;
tahun 1979 sampai dengan tahun 2015), yang dilihat dari polarisasi kekuasaan, &#13;
potensi konflik yang menyertainya, serta kultur lokal yang ada di Nagari; (ii) &#13;
mengkaji dan menganalisis peran neoinstitusionalisme sosiologis di lihat &#13;
berdasarkan jaringan politik kultural yang membentuk aliansi politik pada &#13;
lembaga-Iembaga Nagari ketika berproses dalam konsolidasi demokrasi lokal; dan &#13;
(iii) mengkaji dan menganalisis pe ran neoinstitusionalisme historis (kebijakan &#13;
politik yang dibuat pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan- pemerintah &#13;
kabupaten), ketika menjadi bagian dari proses konsolidasi demokrasi lokal. &#13;
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah post positive eksploratif, Lokasi &#13;
penelitian ini difokuskan pada karakteristik Nagari berdasarkan pada wilayah atau &#13;
luhak, dan Rantau. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara &#13;
purposive dan snowball. Hasil dari penelitian ini adalah ada tiga tahap terjadinya &#13;
proses konsolidasi pada Nagari di Sumatera Barat. Tahap pertama merupakan &#13;
proses pembentukan sebuah ide dasar dari demokrasi, tumbuhnya pola-pola dan &#13;
dinamika demokrasi tradisional yang dilambangkan dengan musyawarah dalam &#13;
pencapaian keputusan serta pembagian kekuasaan. Tahap kedua, merupakan &#13;
permulaan Nagari berada di bawah intervensi negara (baca: pemerintah pusat) &#13;
pada rezim Orde Baru (1979-1998)). Tahapan yang ketiga yaitu kembali &quot;ber­ &#13;
Nagari&quot; di lakukan guna menghindari pseudo Nagari (2000-20 I 5). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">TENGKU RIKA VALENTINA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Konsolidasi Demokrasi, Habitus, Nagari, Negara.</topic>
 </subject>
 <classification>320.598 13</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.598 13 Ten p/R.17.263.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007553</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 400)</sublocation>
    <shelfLocator>320.598 13 Ten p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60940</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 14:31:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-16 10:46:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>