Text
Kebijakan industri pertahanan dalam negeri untuk mendukung kemandirian alutsista di Indonesia
Kebijakan industri pertahanan adalah poin penentu dalam perkembangan
industri dalam negeri untuk meraih kemandirian Alutsista di Indonesia. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008243 355.8 Waw k Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 355.8 Waw k/R.17.189.10Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xiii, 82 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 355.8Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Wawan Darmawan -
Kebijakan industri pertahanan adalah poin penentu dalam perkembangan
industri dalam negeri untuk meraih kemandirian Alutsista di Indonesia. Dalam
tulisan ini, penulis akan menganalisa kebijakan industri pertahanan dalam negeri
untuk Alutsista di Indonesia khususnya yang berhubungnan dengan PT. Dirgantara
Indonesia. Walaupun pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang
bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, langkah ini harus dilaksanakan dengan
komitmen yang tinggi dari semua pihak.
Ketergantungan dalam Alutsista akan menciptakan kerawanan dalam
jangka panjang akan kesiapan operasi dari komponen utama pertahanan nasional
yaitu TNI. Dengan alasan itu, perlu untuk mengurangi ketergantungan Alutsista
dari pihak luar dengan meningkatkan kemandirian produksi Alutsista seiring
dengan kemampuan ekonomi nasional. Walau bagaimanapun tidak ada negara yang
dapat mandiri secara penuh dalam pemenuhan kebutuhan Alutsistanya, tetapi
paling tidak ketergantungan dari pihak luar dapat dikurangi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data
yang didapat melalui observasi atau pengamatan dan wawancara dengan pejabat
terkait dan staf manajemen PT. Dirgantara Indonesia.
Optimalisasi peran PT. Dirgantara Indonesia dalam kemandirian industri
pertahanan Indonesia khususnya dukungan Alutsista untuk TNI AU, maka riset dan
penelitian terhadap PT. DI harus senantiasa terlaksana secara berkelanjutan dengan
memperhatikan situasi dan kondisi persenjataan nasional dan intemasional yang
selalu berkembang setiap tahunnya. Riset seperti ini akan lebih bermanfaat apabila
disertai dengan kebijakan pemerintah dan politisi serta dukungan dana yang kuat.
Kebijakan yang dinamakan Military Industrial Complex dapat dijadikan referensi
bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan industri pertahanan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






