<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60885">
 <titleInfo>
  <title>Kebijakan industri pertahanan dalam negeri untuk mendukung kemandirian alutsista di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wawan Darmawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 82 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebijakan industri pertahanan adalah poin penentu dalam perkembangan &#13;
industri dalam negeri untuk meraih kemandirian Alutsista di Indonesia. Dalam &#13;
tulisan ini, penulis akan menganalisa kebijakan industri pertahanan dalam negeri &#13;
untuk Alutsista di Indonesia khususnya yang berhubungnan dengan PT. Dirgantara &#13;
Indonesia. Walaupun pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang &#13;
bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, langkah ini harus dilaksanakan dengan &#13;
komitmen yang tinggi dari semua pihak. &#13;
&#13;
Ketergantungan dalam Alutsista akan menciptakan kerawanan dalam &#13;
jangka panjang akan kesiapan operasi dari komponen utama pertahanan nasional &#13;
yaitu TNI. Dengan alasan itu, perlu untuk mengurangi ketergantungan Alutsista &#13;
dari pihak luar dengan meningkatkan kemandirian produksi Alutsista seiring &#13;
dengan kemampuan ekonomi nasional. Walau bagaimanapun tidak ada negara yang &#13;
dapat mandiri secara penuh dalam pemenuhan kebutuhan Alutsistanya, tetapi &#13;
paling tidak ketergantungan dari pihak luar dapat dikurangi. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data &#13;
yang didapat melalui observasi atau pengamatan dan wawancara dengan pejabat &#13;
terkait dan staf manajemen PT. Dirgantara Indonesia. &#13;
&#13;
Optimalisasi peran PT. Dirgantara Indonesia dalam kemandirian industri &#13;
pertahanan Indonesia khususnya dukungan Alutsista untuk TNI AU, maka riset dan &#13;
penelitian terhadap PT. DI harus senantiasa terlaksana secara berkelanjutan dengan &#13;
memperhatikan situasi dan kondisi persenjataan nasional dan intemasional yang &#13;
selalu berkembang setiap tahunnya. Riset seperti ini akan lebih bermanfaat apabila &#13;
disertai dengan kebijakan pemerintah dan politisi serta dukungan dana yang kuat. &#13;
Kebijakan yang dinamakan Military Industrial Complex dapat dijadikan referensi &#13;
bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan industri pertahanan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Wawan Darmawan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Industri Pertahanan, AIutsista, Military Industria</topic>
 </subject>
 <classification>355.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>355.8 Waw k/R.17.189.10</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008243</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>355.8 Waw k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60885</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-05 16:09:02</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-02 07:31:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>