Detail Cantuman

Image of KEBTJAKAN PENGEN DALfAN \VTLA Y AH IJDARA INDONESIA, 
TERHADAP PENERBANGAN ASING 

(Studi di Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun 2016) 

THE POLICY OF AIRSPACE CONTROL OVER FOREIGN FLIGHTS 
(Study in Husein Sastranegara Air Force Base 2016)

Text  

KEBTJAKAN PENGEN DALfAN \VTLA Y AH IJDARA INDONESIA, TERHADAP PENERBANGAN ASING (Studi di Lanud Husein Sastranegara Bandung Tahun 2016) THE POLICY OF AIRSPACE CONTROL OVER FOREIGN FLIGHTS (Study in Husein Sastranegara Air Force Base 2016)


Indonesia sebagai negara yang berdaulat memiliki kebijakan terkait
pelanggaran wilayah udara terrnasuk terhadap penerbangan asing yang tidak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008235358.459 824 32 Kar kPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    358.459 824 32 Kar k/R.17.189.22
    Penerbit Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 77 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    358.459 824 32
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Indonesia sebagai negara yang berdaulat memiliki kebijakan terkait
    pelanggaran wilayah udara terrnasuk terhadap penerbangan asing yang tidak
    memiliki izin. Hal tersebut terkait dengan posisi silang antara dua benua yaitu
    benua Asia dan benua Australia serta dua samudra yaitu samudra Pasifik dan
    samudra Hindia yang membuat Indonesia menjadi negara yang sangat sibuk
    karena menjadi area perlintasan bagi negara-negara lain yang hendak menuju
    suatu tempat ke temp at lainnya, dan hal tersebut dapat merupakan potensi
    ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara. Pelanggaran wilayah udara
    Republik Indonesia oleh pihak-pihak yang berkepentingan harus dianggap sebagai
    ancaman yang bergerak paralel dengan perkembangan global sehingga menjadi
    tantangan yang harus senantiasa diantisipasi seperti pelanggaran yang dilakukan
    oleh pesawat pesawat asing yang melintas wilayah Indonesia baik yang terjadwal
    maupun tidak terjadwal (unscheduled) terrnasuk penerbangan gelap (black flight).
    Untuk menanggulangi penerbangan asing tersebut, diberlakukan kebijakan force
    down oleh pihak TNI AV dan penyelidikan oleh PPNS yang berdasarkan
    penelitian ini tidak relevan dengan kondisi yang seharusnya terutama berkaitan
    dengan denda dan sanksi yang dikenakan terhadap pelanggar yang tidak sesuai
    dengan biaya operasional yang dikeluarkan oleh TNI AV untuk melakukanforce
    down. Dengan demikian perlu adanya pengkajian mengenai prosedur force down
    dan penegakkan hukurnnya yang didasarkan pada Peraturan Perundang-undangan
    yang berlaku.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi