Detail Cantuman

Image of PENGARUH AKUPRESUR TITIK NEI GUAN SEBAGAI TERAPI ADJUVAN TERHADAP MUAL-MUNTAH AKIBAT KEMOTERAPI EMETOGENIK TINGGI PADA PENYANDANG KANKER ANAK USIA SEKOLAH

Text  

PENGARUH AKUPRESUR TITIK NEI GUAN SEBAGAI TERAPI ADJUVAN TERHADAP MUAL-MUNTAH AKIBAT KEMOTERAPI EMETOGENIK TINGGI PADA PENYANDANG KANKER ANAK USIA SEKOLAH


Mual muntah berulang adalah salah satu efek samping dari kemoterapi.

Penyandang kanker anak usia sekolah berisiko terjadinya gangguan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008228610.73 Tri pPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Tri p/R.22.241.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 110 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Mual muntah berulang adalah salah satu efek samping dari kemoterapi.

    Penyandang kanker anak usia sekolah berisiko terjadinya gangguan nutrisi,
    emosional, bermain dan fungsi sekolah yang dapat menurunkan kualitas hidup anak.
    Salah satu terapi adjuvan yang dapat menurunkan mual muntah setelah pemberian
    kemoterapi adalah akupresur yang bersifat non invasif dan tidak membahayakan.
    Akupresur titik Nei guan menggunakan metode penekanan pada pergelangan tangan.
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian akupresur Nei Guan
    terhadap mual muntah kemoterapi emetogenik tinggi pada penyandang kanker anak
    usia sekolah.

    Desain penelitian adalah kuasi eksperimen melalui pendekatan pre-post test
    design study with control dengan single blind. Responden terbagi atas kelompok
    kontrol dan kelompok intervensi yang masing-masing berjumlah 15 orang. Kedua
    kelompok mendapatkan antiemetik yang sama. Kelompok intervensi dilakukan
    akupresur sebelum makan pagi, sebelum makan malam dan 30 menit sebelum
    kemoterapi selama 2 hari. Pengukuran mual dilakukan 3 kali pada pagi dan malam
    hari menggunakan instrumen Pediatric Nausea Assessment Tools (peNAT),
    sedangkan interval muntah didokumentasikan setiap muntah. Data dianalisis dengan
    uji Mann Whitney dan uji t independent.

    Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai mual kelompok intrvensi memiliki
    nilai yang sama untuk ketiga pengukuran (median= 1), sedangkan kelompok kontrol
    terdapat kecenderungan kenaikan nilai rerata mual pada pengukuran ketiga
    (median=2). Interval muntah kelompok kontrol lebih cepat (289,4 menit)
    dibandingkan kelompok intervensi (313,6 menit). Kesimpulan didapatkan secara
    klinis terdapat pengaruh akupresur titik Net Guan terhadap mual muntah akibat
    kemoterapi emetogenik tinggi pada penyandang kanker anak usia sekolah meskipun
    secara statistik belum bennakna (nilai p>0,05). Disarankan akupresur ini dapat
    menjadi salah satu terapi modalitas asuhan keperawatan dalam penatalaksanaan
    kemoterapi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi