Detail Cantuman

Image of KAJIAN IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP USAHA DAN/ATAU KEGIATAN (Studi Kasus Pelaksanaan Amdal dan UKL-UPL di Kabupaten Padang Pariaman)

Text  

KAJIAN IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP USAHA DAN/ATAU KEGIATAN (Studi Kasus Pelaksanaan Amdal dan UKL-UPL di Kabupaten Padang Pariaman)


Penelitian tentang implementasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
usaha dan/atau kegiatan di Kabupaten Padang Pariaman dilakukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008221577 Dik k/R.25.235.1Perpustakaan Pusat (REF.25.235.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    577 Dik k/R.25.235.1
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 144 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    577
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang implementasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
    usaha dan/atau kegiatan di Kabupaten Padang Pariaman dilakukan untuk mengkaji
    faktor-faktor utama yang mempengaruhi implementasi Amdal dan UKL-UPL
    usaha dan/atau kegiatan, dan menentukan strategi yang dapat diterapkan agar
    implementasi menjadi efektif. Penelitian ini menggunakan metode campuran
    (penggabungan kuantitatif dan kualitatif), serta mengadopsi teori Mazmanian dan
    Sabatier (1983) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
    implementasi, meliputi karakteristik masalah, karakteristik kebijakan, dan variabel
    lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dan pemantauan
    lingkungan hidup usaha dan/atau kegiatan belum diimplementasikan dengan baik,
    yang dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut dan dua faktor lain terkait komunikasi
    dan ketidakjelasan substansi RKL-RPL. Faktor utama yang paling berpengaruh
    terhadap implementasi adalah kurangnya sinergitas antara instansi lingkungan
    hidup dengan instansi sektor/teknis terkait dalam proses implementasi. Strategi
    yang dipilih untuk meningkatkan efektivitas implementasi adalah strategi turn
    around (kelemahan-peluang/strategi W-O), yaitu melibatkan perwakilan
    masyarakat terkena dampak dalam setiap kegiatan pengawasan langsung terhadap
    implementasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup usaha dan/atau
    kegiatan, membangun kerjasama antara instansi lingkungan hidup dengan
    organisasi masyarakat dalam kegiatan pengawasan dan penanganan pengaduan,
    serta sosialisasi tentang teknik pelaksanaan dan pelaporan RKL-RPL (termasuk
    pembinaan dan pengawasannya), dengan melibatkan seluruh pihak terkait.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi