<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60752">
 <titleInfo>
  <title>Perjanjian baku dalam kerjasama penyelenggaraan pembangunan jaringan telekomunikasi dihubungkan dengan pembangunan infrastruktur di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aldy Senowibowo I H</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>fakultas hukum Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 106 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PERJANJIANBAKU DALAM K.ERJASAMA PENYELENGGARAAN &#13;
PEMBANGUNAN JARINGAN TELEKOMUNIKASI DmUBUNGKAN &#13;
DENGAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA &#13;
&#13;
Pada perkembangannya saat ini implementasi peIjanjian baku seringkali kita &#13;
temui dalam transaksi pengadaan barang dan jasa. Adapun hal yang menjadi &#13;
pertimbangan hal tersebut diimplementasikan dalam proses pengadaan barang dan &#13;
jasa terutama dalam bidang telekomunikasi. Hal ini dilatarbelakangi proses yang &#13;
tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses legalitas sehingga proses &#13;
perjanjian baku ini diyakini menawarkan efisiensi dalam sebuah kegiatan bisnis &#13;
dalam ruang Iingkup pengadaan barang dan jasa khususnya dalam bidang &#13;
telekomunikasi. Meninjau segala kelebihan yang dihasilkan dari implementasi &#13;
perjanjian baku temyata implementasi ini mengandung beberapa kelemahan bagi &#13;
pihak yang disodorkan perjanjian tersebut sehingga pihak tersebut hanya &#13;
diberikan dua pilihan untuk menerima atau menolak perjanjian tersebut tanpa &#13;
peluang untuk turut serta mengatur isi dari perjanj ian tersebut, sebaliknya hal ini &#13;
menjadi peluang bagi pihak yang membuat perjanjian baku tersebut untuk &#13;
memposisikan kedudukannya lebih menguntungkan daripada pihak yang &#13;
disodorkan peIjanjian tersebut. Menggunakan metodologi penelitian dengan &#13;
pendekatan yuridis normatif dengan spesfikasi penelitian yang bersifat deskriptif &#13;
analitis mencoba untuk mengidentifikasi akibat klausul dalam perjanjian baku &#13;
yang merugikan penyedia jasa dalam perjanjian kerjasama pembangunan &#13;
infrastruktur telekomunikasi dan bentuk perlindungan hukum bagi penyedia jasa &#13;
konstruksi (vendor) terhadap isi klausul yang merugikan pihak penyedia jasa. &#13;
Bedasarkan hasil penelitian dengan pedekatan identifikasi masalah di atas maka &#13;
dapat disimpulkan bahwa Akibat terhadap klausul perjanjian dalam kerjasama &#13;
pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merugikan salah satu pihak &#13;
dalam hal ini penyedia jasa adalah apabila para pihak telah memenuhi ketentuan &#13;
tentang syarat sahnya suatu perjanjian sebagaimana ketentuan yang tercantum &#13;
dalam pasal 1320 KUHPerdata dengan berdasarkan asas yang terkandung dalam &#13;
pasal 1338 KUHPerdata, maka peIjanjian yang disepakati dan ditandtangani para &#13;
pihak secara sah, akan berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang terikat &#13;
dan membuat perjanjian tersebut. Bentuk perlindungan hukum terhadap penyedia &#13;
jasa (vendor) jika terjadi wanprestasi pihak pemberi pekerjaan adalah apabila &#13;
perbedaan pendapat atau perselisihan yang timbul, apabila dalam waktu 30 (tiga &#13;
puluh) hari perselisihan tidak dapat dise1esaikan secara musyawarah, maka akan &#13;
dimintakan penyelesaiannya kepada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BAN!) &#13;
dengan menggunakan tata cara yang berlaku pada BANJ. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Aldy Senowibowo I H</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pada perkembangannya saat ini implementasi peIjanj</topic>
 </subject>
 <classification>346.07</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>346.07 Ald p/R.11.278.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030008212</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>346.07 Ald p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60752</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-01 14:58:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-14 13:02:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>