Detail Cantuman

Image of Efektivitas solution-focused brief therapy (SFBT) terhadap penurunan tingkat prokrastinasi dalam mengerjakan skripsi

Text  

Efektivitas solution-focused brief therapy (SFBT) terhadap penurunan tingkat prokrastinasi dalam mengerjakan skripsi


EFEKTIVITAS SOLUTION-FOCUSED BRIEF THERAPY (SFBT)
TERHADAP PENURUNAN TINGKAT PROKRASTINASI
DALAl"I MENGERJAKAN SKRIPSI

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008209155.6 Lar ePerpustakaan Pusat (Reference Kls. 100)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.6 Lar e/R.19.105.5
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 271 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.6
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EFEKTIVITAS SOLUTION-FOCUSED BRIEF THERAPY (SFBT)
    TERHADAP PENURUNAN TINGKAT PROKRASTINASI
    DALAl"I MENGERJAKAN SKRIPSI

    Larasati M. Soetrisno, Numl Wardhani, Ahmad Gimmy

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Solutton-focused Brief
    Therapy (SFBT) dalam menurunkan tingkat prokrastinasi dalam mengerjakan Skripsi
    pada mahasiswa Program Sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran.
    Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda yang dilakukan oleh
    mahasiswa terkait kewajiban akademis, salah satunya menyelesaikan mata kuliah
    Skripsi. Mahasiswa memperlihatkan perilaku menunda karena menganggap Skripsi
    sebagai tugas yang tidak menarik dan tidak menyenangkan. Persepsi negatif terhadap
    Skripsi menyebabkan mahasiswa merasakan emosi yang tidak menyenangkan,
    schingga menimbulkan pcrilaku menunda. SFBT merupakan salah satu teknik
    intervensi yang efektif untuk mengurangi persepsi dan emosi negatif terhadap
    Skripsi, sehingga mahasiswa lebih fokus pada langkah konkrit yang akan dilakukan.

    Penelitian ini menggunakan Mixed Method Convergent Parallel Design dan
    melibatkan lima partisipan yang diperoleh dengan teknik Purposive Criterion
    Sampling. Data diperoleh dengan menggunakan Procrastination Assessment Scale­
    Students (PASS) untuk mengukur tingkat prokrastinasi, serta wawancara dan
    observasi untuk memperoleh data kualitatif. SFBT dilakukan sebanyak lima sesi
    dengan dua kali pengukuran, yaitu sebelwn dan sesudah intervensi diberikan.
    Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis Wilcoxon Match Pairs dan
    analisis deskriptif untuk membahas dinamika setiap partisipan terkait persepsi dan
    emosi terhadap Skripsi, serta perilaku prokrastinasi yang dilakukan.

    Secara kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa SFBT efektif untuk
    mengurangi tingkat prokrastinasi mahasiswa dalam menyusun Skripsi (p < 0.05). Ha!
    ini didukung oleh data kualitatif, dimana dari hasil wawancara dan observasi terlihat
    bahwa perilaku prokrastinasi, persepsi negatif, dan emosi yang tidak menyenangkan
    terkait Skripsi berkurang setelah diberikan intervensi SFBT. Keberhasilan partisipan
    mengurangi prokrastinasi membangun rasa percaya diri sehingga mereka dapat lebih
    mengontrol persepsi dan emosi negatif menjadi lebih positif dan proporsional.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi