Detail Cantuman

Image of Pengaruh Intervensi Edukasi Berbasis Kelompok Dasa Wisma oleh Kader terhadap Intensi Minum Obat Pencegah Filariasis pada Ibu Rumah Tangga di Desa Citalahab Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya

Text  

Pengaruh Intervensi Edukasi Berbasis Kelompok Dasa Wisma oleh Kader terhadap Intensi Minum Obat Pencegah Filariasis pada Ibu Rumah Tangga di Desa Citalahab Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya


Intervensi edukasi berbasis kelompok Dasa Wisma oleh kader dilakukan
dalam upaya untuk meningkatkan perilaku minum obat pencegah Filariasis ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008204610.73 Elv pPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Elv p/R.22.73.1
    Penerbit Fakultas Keperawatan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 103 hlm. ; ill. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Intervensi edukasi berbasis kelompok Dasa Wisma oleh kader dilakukan
    dalam upaya untuk meningkatkan perilaku minum obat pencegah Filariasis pada
    ibu rumah tangga sebagai salah satu pilar untuk memutus mata rantai penularan
    penyakit tersebut. Berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB) perilaku dapat
    diprediksi melalui intensi (niat) yang dimiliki individu. Tujuan penelitian untuk
    membuktikan pengaruh program intervensi berbasis kelompok Dasa Wisma oleh
    kader terhadap intensi minum obat pencegah Filariasis.

    Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan
    rancangan pre and post test design with control group. Teknik pengambilan
    sampel menggunakan cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak
    166 sampel. Subjek dibagi menjadi kelompok kontrol yang mendapatkan
    intervensi standar/rutin berupa penyebaran leaflet dan kelompok intervensi
    mendapatkan intervensi edukasi berbasis kelompok Dasa Wisma dengan metode
    ceramah dan menggunakan media lembar balik, leaflet, video dan penyebaran
    layanan singkat (SMS) yang diberikan oleh kader. Pengumpulan data dilakukan
    dengan menggunakan kuesioner yang mengukur intensi. Nilai validitas instrumen
    berkisar antara 0,401 sampai dengan 0,705 dan nilai reliabilitas kuesioner 0,907.
    Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan
    menggunakan statistik parametrik (Paired T- Test dan Independent T- Test).

    Hasil Paired TTest menunjukan bahwa rata-rata skor intensi pada
    kelompok intervensi menunjukan peningkatan yang signifikan antara sebelum
    intervensi dan setelah intervensi (p=0,000) sedangkan peningkatan pada
    kelompok kontrol menunjukan perbedaan yang tidak bermakna (p=0,146). Hasil
    Independent T-Test menunjukan bahwa terdapat perbedaan selisih rata-rata skor
    intensi yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol
    (p=O,OOO).

    Kesimpulan didapatkan bahwa intervensi edukasi berbasis kelompok Dasa
    Wisma oleh kader efektif meningkatkan intensi minum obat pencegah Filariasis,
    Intervensi edukasi dalam penelitian ini menjadi salah satu altematif untuk
    meningkatkan intensi dan diharapkan dapat terwujud dalam bentuk perilaku. Bagi
    perawat komunitas dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dengan
    melibatkan kader sebagai edukator dan menggunakan kelompok Dasa Wisma
    sebagai kelompok potensial untuk intervensi keperawatan komunitas di
    masyarakat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi