Detail Cantuman

Image of LIMONOID DARI KULIT BATANG Chisocheton pentandrus DAN AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7.

Text  

LIMONOID DARI KULIT BATANG Chisocheton pentandrus DAN AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7.


Limonoid merupakan senyawa turunan triterpenoid yang teroksidasi tinggi dengan
rantai samping berupa cincin furan sebagai hasil dari ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008174547 Sup lPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 500 REF.14.173.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    547 Sup l/R.14.173.1
    Penerbit FMIPA Pascasarjana UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 114 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    547
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Limonoid merupakan senyawa turunan triterpenoid yang teroksidasi tinggi dengan
    rantai samping berupa cincin furan sebagai hasil dari hilangnya empat atom
    karbon. Senyawa limonoid hanya dijumpai pada orde Rutales, yang terdistribusi
    ke dalam tiga famili yaitu Meliaceae, Rutaceae dan Simaroubaceae. Famili
    Meliaceae merupakan penghasil limonoid terbesar yang terdapat dalam ordo
    Rutales. Genus terbesar penghasil limonoid dalam famili Meliaceae adalah genus
    Chisocheton. Genus Chisocheton terdiri dari sekitar 50 spesies yang tersebar di
    daerah tropis dan sub tropis seperti China, India, Mianmar, Malaysia, Thailand,
    Filipina, Papua Nugini dan Indonesia. Tumbuhan dari genus Chisocheton telah
    banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, dan dari penelitian­
    penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa tumbuhan dari genus Chisocheton
    ini mengandung senyawa limonoid yang menunjukkan aktivitas sebagai
    antimalaria, antibakteri, antitumor dan antikanker terutama antikanker payudara. C.
    pentandrus belum pernah dilakukan penelitian sebelumnya, oleh karena itu peluang
    ditemukannya senyawa limonoid dari genus Chisocheton sebagai agen antikanker
    sangat besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan
    mengkarakterisasi senyawa-senyawa limonoid yang terkandung dalam C. pentandrus
    dan menguji aktivitasnya terhadap sel kanker payudara MCF-7. Kulit batang C.
    pentandrus diekstraksi dengan pelarut metanol kemudian dipartisi dengan pelarut n­
    heksan, etil asetat dan butanol. Kemudian ekstrak n-heksan dimurnikan dengan
    metode kromatografi kolom, kromatografi lapis tipis (pendaran sinar UV Vi/bert
    Luomart, A 254 nm) dan rekristalisasi, diperoleh senyawa 1-4. Senyawa 1-4
    kemudian dikarakterisasi dengan spektroskopi (UV-Vis, IR, 'H-NMR, I3C_NMR,
    2D NMR dan MS), perbandingan data dengan literatur dan dihasilkan senyawa
    limonoid baru yaitu pentandricin (4). Tiga senyawa lainnya, merupakan
    senyawa limonoid yang sudah dikenal yaitu ceramicin B (1), 6-de( asetiloksi)-
    23-oksochisocheton (2), dan 6-de( asetiloksi)- 23-okso-7 -O-deasetilchisocheton
    (3). Senyawa (1-4) dievaluasi sifat sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara
    MCF-7 secara in vitro. Senyawa (1-4) tidak aktif terhadap sel kanker payudara
    MCF-7 namun senyawa (3) menunjukkan aktivitas paling baik dengan nilai IC50
    49,51 ug/ml. dibandingkan senyawa (1-2 dan 4) dengan nilai IC50 secara berturut­
    turut 61,74; 94,91 dan > 100 ug/ml.. Aktivitas sitotoksik dari senyawa limonoid
    dipengaruhi oleh adanya gugus asetil, ikatan rangkap, po si si gugus metil, dan
    gugus hidroksil yang terikat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi