Detail Cantuman

Image of Hybrid Analysis Menggunakan Metode Fuzzified Particle Swarm Optimization dan K-Harmonic Means Clustering (Pembentukan Sister Village Daerah Sulit di Provinsi Papua dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional

Text  

Hybrid Analysis Menggunakan Metode Fuzzified Particle Swarm Optimization dan K-Harmonic Means Clustering (Pembentukan Sister Village Daerah Sulit di Provinsi Papua dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional


Kondisi geografis dan sosial-politik suatu daerah di Indonesia dapat
menjadi kendala dalam pelaksanaan sensus/survei sehingga mengakibatkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008165519.5 Ste hPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 500 REF.14.99.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Ste h/REF.14.99.2
    Penerbit FMIPA Pascasarjana UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 120 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kondisi geografis dan sosial-politik suatu daerah di Indonesia dapat
    menjadi kendala dalam pelaksanaan sensus/survei sehingga mengakibatkan
    keterlambatan pelaporan hasil kegiatan pendataan, permintaan penggantian
    sampel, dan non respon untuk daerah-daerah yang sulit diakses. Permintaan
    penggantian sampel seringkali terjadi pada pelaksanaan survei dengan pendekatan
    rumah tangga dan sebagian besar berasal dari Provinsi Papua. Oleh sebab itu, pada
    tahap pengambilan sampel, BPS telah menentukan daerah yang dianggap sulit dan
    dikeluarkan dari sampling frame. Penentuan daerah sulit dilakukan berdasarkan
    ketersediaan sarana transportasi, biaya transportasi, dan lama waktu yang
    diperlukanjika perjalanan ditempuh denganjalan kaki. Namun, tidak tercakupnya
    suatu daerah karena dikatakan sulit bisa menyebabkan tidak terwakilinya
    karakteristik daerah tersebut. Adanya daerah lain yang memiliki kemiripan
    karakteristik (sister village) dan dapat menggantikan daerah sulit dalam sampel
    menjadi sesuatu yang penting. Pembentukan sister village sendiri terinspirasi dari
    konsep pembentukan sister city. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri
    Nomor: 1931l652IPUODI1993 tertanggal 26 April 1993, pembentukan sister city
    harus didasarkan pada beberapa kriteria, seperti adanya kesamaan kedudukan atas
    status administrasi, kesamaan besaran dan fungsi, kesamaan karakteristik, dan
    kesamaan permasalahan. Analisis Cluster digunakan untuk melakukan
    pengelompokan daerah bukan sulit agar berada pada cluster yang sama dengan
    daerah sulit yang memiliki kesamaan karakteristik (sister village). K-Means (KM)
    merupakan metode clustering non hirarki yang seringkali digunakan karena
    kesederhanaannya dan kemudahannya untuk diimplementasikan. Akan tetapi,
    KM memiliki kelemahan pada proses penentuan titik awal pusat cluster yang
    dilakukan secara acak. K-Harmonic Means (KHM) adalah algoritma clustering
    yang dapat memecahkan masalah inisialisasi pada algoritma KM, namun KHM
    masih belum dapat mengatasi masalah lokal optima. Particle Swarm Optimization
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi