Text
PENINGKATAN MINAT INVESTASI PRODUK BERJANGKA BERDASARKAN MODIFIKASI THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (TPB) DI INDUSTRI PASAR UANG
Investasi produk berjangka adalah perdagangan produk finansial derivatif
seperti valuta asing, komoditi, atau indeks saham di industri pasar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030008160 568.81 Chr p Perpustakaan Pusat (REF.348.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 568.81 Chr p/R.12.348.1Penerbit Fakultas Ekonomi - Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xiv, 163 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 568.81Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Christian Gultom -
Investasi produk berjangka adalah perdagangan produk finansial derivatif
seperti valuta asing, komoditi, atau indeks saham di industri pasar uang.
Perkembangan jumlah transaksi investasi produk berjangka di Indonesia
mengalami penurunan sej ak tahun 2011. Dapat dilihat bahwa masyarakat Indonesia
belum tertarik terhadap investasi produk berjangka. Apabila lebih banyak
masyarakat Indonesia melakukan investasi produk berjangka, maka sektor finansial
Indonesia akan berkembang. Akar permasalahannya adalah minat untuk
berinvestasi di produk berjangka masih sangat rendah. Salah satu teori yang
menjelaskan minat suatu perilaku konsumen adalah Theory of Planned Behavior
(TPB). TPB menyatakan bahwa minat investor terhadap investasi produk berjangka
merupakan hasil dari 3 hal, yaitu sikap investor, dorongan dari orang lain, dan rasa
kesanggupan investor. Kesadaran karakter diri investor juga mampu memperkuat
pengaruh dari ketiga hal tersebut terhadap minat investasi produk berjangka. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai investasi produk berjangka.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan verifikatif. Untuk penelitian ini, yang menjadi
sumber data utama adalah data primer, yang dilakukan dengan penyebaran
kuesioner kepada responden yaitu investor produk berjangka. Populasinya tidak
terbatas, dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden. Analisis data di dalam
penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling
(SEM) dengan menggunakan AMOS 22. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa
sikap investor mempunyai pengaruh yang paling tinggi (56,6%) terhadap minat
investasi produk berjangka. Norma subjektif mempunyai pengaruh yang paling
rendah (6,1 %) dan persepsi kendali perilaku mempunyai pengaruh tinggi kedua
(34,0%) terhadap minat investasi produk berjangka. Secara bersamaan, sikap
investor, norma subjektif, persepsi kendali perilaku mempunyai pengaruh yang
tinggi (96,8%) terhadap minat investasi produk berjangka. Identitas investor dapat
memperkuat (71,7%) pengaruh dari sikap investor terhadap minat investasi produk
berjangka. Dimana pengaruh dari sikap investor semakin kuat (97,3%) terhadap
minat investasi produk berjangka.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






