
Text
memberdayakan orang tua untuk melakukan pendampingan dalam menumbuhkan self-confidence anak usia sekolah dasar
Listiyaningati, Memberdayakan Orang Tua untuk Melakukan Pendampingan
dalam menumbuhkan Sel-Confidence anak usia Sekolah Dasar. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100110070033 155.4 lis m/R.18.54 Perpustakaan Pusat (REF.18.54) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.4 lis m/R.18.54Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xi,;152 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.4 lis mTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Listiyaningati -
Listiyaningati, Memberdayakan Orang Tua untuk Melakukan Pendampingan
dalam menumbuhkan Sel-Confidence anak usia Sekolah Dasar. Self-Confidence
anak mempunyai pengertian yang berbeda untuk anak yang berbeda, namun
secara umum dapat dikatakan bahwa anak yang confident adalah anak yang
merasa mampu dan merasa nyaman dengan kondisi diri mereka sendiri yang
tercermin pada saat penyelesaian tugas, berhadapan dengan situasi yang
menantang, membuat keputusan, menyampaikan gagasan dan menangani
kegagalan secara konstruktif. Setiap anak lahir kedunia memiliki unsur-unsur
pokok potensi personal sebagai landasan untuk membangun self-confidence yang
kurang lebih sama, namun yang terpenting dalam perkembangan self-confidence
anak adalah bagaimana anak mendapatkan perlakukan dari lingkungan.Ada dua
unsur pokok dalam self-confidence anak yaitu inner confidence dan outer
confidence. Ketika orang tua akan meletakkan landasan self-confidence untuk
anak, maka perlu mencapai keseimbangan yang baik antara kedua unsur pokok
tersebut. Ini berarti bahwa ketika orang tua akan mengembangkan self-confidence
anak, orang tua hams mampu mengembangkan keempat bidang dalam inner
confident dan keempat bidang dalam outer confidence. Dengan demikian orang
tua harus faham tentang optimalisasi perkembangan self-confidence anak yang
mencakup pemahaman tentang indikator-indikator setiap bidang dalam inner dan
outer confidence clan pemahaman tentang bagaimana menjalin relasi positif
dengan anak agar dapat menemukan dan mengkomunikasikan kualitas positif
yang dimiliki anak pada setiap bidang dalam inner dan outer confidence. Untuk
itu dibutuhkan suatu program pelatihan bagi orang tua.. Penelitian ini
dirnaksudkan untuk merancang sebuah modul pelatihan bagi orang tua dan
menguji coba modul ini dalam suatu pelatihan untuk mengetahui apakah modul
pelatihan ini dapat digunakan dan dapat memenuhi tujuan , yaitu untuk
meningkatkan pemahaman orang tua tentang optimalisasi perekembangan self
confidence anak. Design penelitian yang digunakan adalah Single-group pretest
posttes design, dengan subjek penelitian orang tua murid SDN Cempaka Arum
yang tidak buta baca, tidak buta tulis, dan bersedia mengikuti pelatihan secara
penuh. Sampel penelitian sebanyak 36 orang dengan latar belakang pendidikan
yang sangat bervariasi. Terhadap sample penelitian ini dilakukan pengukuran
pemahaman orang tua tentang optimalisasi perkembangan self-confidence anak
sebelum clan sesudah mengikuti pelatihan. Hasil pengukuran ini dianalisis
menggunakan uji statistik Wilcoxon T Test. Hasilnya menunjukkan bahwa
pemahaman orang tua tentang optimalisasi perkembangan self-confidence anak
setelah mengikuti pelatihan lebih tinggi daripada sebelum mengikuti pelatihan ..
Ini menunjukkan bahwapelatihan secara signifikan telah meningkatkan
pemahaman orang tua tentang optimalisasi perkembangan self-confidence anak.
Dengan demikian modul pelatihan yang telah dirancang dapat digunakan sebagai
panduan pelatihan program pemberdayaan orang tua untuk melakukan
pendampingan dalam menumbuhkan self-confidence anak usia sekolah dasar. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






