Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Farmakognosi Ekstrak Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.)


Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang dapat dikembangkan menjadi tanaman obat. Untuk itu maka ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000123Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2384
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2384
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) merupakan salah satu jenis tanaman hias yang dapat dikembangkan menjadi tanaman obat. Untuk itu maka dilakukan penelitian tentang farmakognosi ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) yang berasal dari daerah Cimahi, Ciwidey dan Subang. Penelitian ini mengenai parameter standarisasi ekstrak yang mencakup parameter spesifik dan non spesifik serta uji kandungan kimia ekstrak daun kembang sepatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kembang sepatu memiliki rendemen sebesar 10,77%, 11,82% dan 10,36% ; bobot jenis 1,08, 1,01 dan 1,04 ; susut pengeringan 23,64%, 31,5% dan 13,43% ; kadar air 14,92%, 19,70% dan 5% ; kadar abu total 8,85%, 7,17% dan 5,30% ; kadar abu tidak larut asam 0,74%, 0,32% dan 0,81% ; kadar sari larut air 42,75%, 63,98% dan 50,72% serta kadar sari larut etanol 65,64%, 71,17% dan 62,85%. Hasil penapisan fitokimia terhadap daun kembang sepatu menunjukkan adanya polifenol, flavonoid dan saponin. Kromatografi lapis tipis (KLT) ketiga ekstrak dengan pengembang kloroform : etil asetat (3 : 2) masing-masing menghasilkan sebelas bercak.

    Kata Kunci : Hibiscus rosa-sinensis L., parameter standar, KLT
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi