Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Studi Interaksi Xanthorrhizol, 2 Dehidro 10, 11 Dihidroksi Xanthorrhizol Terhadap Reseptor Neuraminidase dan HIV Protease Untuk Perancangan Obat Antivirus H5N1/H1N1, Antivirus HIV, dan Antiinflamasi


Perancangan obat dapat diawali dengan studi interaksi ligan dengan reseptor melalui teknik docking. Senyawa model yang digunakan dalam penelitian ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000122Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2380
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2380
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perancangan obat dapat diawali dengan studi interaksi ligan dengan reseptor melalui teknik docking. Senyawa model yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari bahan alam, yaitu xanthorrhizol dan 2-dehidro-10,11-dihidroksi-xanthorrhizol. Kedua senyawa ini adalah komponen utama pada rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) yang telah diketahui memiliki aktivitas. Dalam upaya menanggulangi penyakit-penyakit yang saat ini menjadi permasalahan dalam pengobatannya seperti penyakit flu burung, dan HIV, maka perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan obat baru. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi xanthorrhizol, 2-dehidro-10,11-dihidroksi-xanthorrhizol, dengan LBD (ligand binding domain) reseptor avian influensa A (flu burung/babi) yaitu neuraminidase, enzim dan HIV-protease. Metode penelitian meliputi analisis sifat molekul dengan menggunakan software HyperChem v.7.0. Studi interaksi dilakukan dengan software AutoDock Tools v.3.0.5 yang divalidasi dengan docking balik struktur kristal oseltamivir dan chloro pyrrolidine, yang telah dipisahkan sebelumnya, pada LBD neuraminidase, dan HIV-protease. Kondisi optimum simulasi docking ditentukan dengan variasi jumlah run dan dimensi grid. Hasil validasi metode docking membuktikan bahwa AutoDock Tools v.3.0.5 dapat memprediksi mode ikatan struktur kristal oseltamivir, dan chloro pyrrolidine model sesuai mode ikatan struktur kristal oseltamivir dan chloro pyrrolidine sesungguhnya. Hasil docking menunjukkan bahwa xanthorrhizol dan 2-dehidro-10,11-dihidroksi-xanthorrhizol tidak dapat berikatan dengan LBD enzim-enzim neuraminidase dan HIV-protease,. Sebagai tambahan data, dilakukan docking peramivir dan zanamivir pada neuraminidase, yang hasilnya menunjukkan bahwa kedua senyawa tersebut memberikan ikatan hidrogen dengan residu asam-asam amino ARG 152 dan ASP 151 (peramivir), ARG 292 dan GLU 276 (zanamivir) untuk reseptor neuraminidase.
    Kata kunci: xanthorrhizol, 2-dehidro-10,11-dihidroksi-xanthorrhizol, reseptor, docking.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi