Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Aktivitas Ekstrak Daun Iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) Terhadap Bakteri Stapylococcus aureus Resisten Metisillin dan Jamur Candida albicans.


Daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) adalah salah satu jenis tanaman yang biasa digunakan sebagai obat tradisional. Telah diteliti ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000120Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2373
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2373
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) adalah salah satu jenis tanaman yang biasa digunakan sebagai obat tradisional. Telah diteliti daun iler memiliki aktivitas antimikroba terhadap berbagai macam bakteri. Namun, belum pernah diteliti mengenai pengujian aktivitas antimikroba daun iler terhadap bakteri-bakteri resisten dan antijamur. Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) terhadap bakteri Staphylococcus aureus resisten metisilin dan jamur Candida albicans. Hasil pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) menunjukkan bahwa ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus resisten metisilin dan jamur Candida albicans. Skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) mengandung flavonoid, polifenol, steroid, monoterpenoid/seskuiterpenoid dan saponin. Konsentrasi hambat minimum ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) terhadap bakteri Staphylococcus aureus resisten metisilin terletak pada konsentrasi 25% dan jamur Candida albicans terletak pada konsentrasi 75 %. Uji banding ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) pada konsentrasi 7,5 x 105 ppm dengan Ciproflolaxin terhadap bakteri Staphylococcus aureus resisten metisilin sebesar 1 : 3,98 x 10-4 dan pada konsentrasi 7,5 x 105 ppm dengan Nistatin terhadap jamur Candida albicans sebesar 1 : 1.51 x 10-4 .Hasil kromatografi lapis tipis ekstrak daun iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) dengan pengembang butanol: asam asetat: air memberikan 7 bercak dengan Rf 0.175; 0.375; 0.488; 0.6; 0.662; 0.8; 0.875.

    Kata kunci : Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br, Aktivitas antibakteri, Aktivitas antijamur
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi