<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60202">
 <titleInfo>
  <title>perancangan dan pelaksanaan modul treatment pelatihan psikologi berdasarkan gaya resolusi konflik untuk meningkatkan penyesuaian perkawinan pasangan suami istri katolik (studi pada pasangan suami istri katolik dengan usia perkawinan 1-2 tahun</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>constantine alfarinda hygieta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xviii, 272 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Constantine Alfarinda Hygieta. Melakukan perancangan modul dan melakukan &#13;
pelatihan untuk meningkatkan penyesuaian perkawinan berdasarkan gaya resolusi &#13;
konflik pada pasangan suami istri Katolik dengan usia perkawinan 1-2 tahun. &#13;
Perancangan ini didahului dengan pengukuran gaya resolusi konflik dan tingkat &#13;
penyesuaian perkawinan pasangan suami istri Katolik yang usia perkawinannya 1-2 &#13;
tahun. Asesmen dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh masing-rnasing &#13;
gaya resolusi konflik terhadap penyesuaian perkawinan pasangan suami istri Katolik &#13;
dan gambaran tingkat penyesuaian perkawinan individu pada masing-masing gaya &#13;
resolusi konflik. Gaya resolusi konflik yang digunakan berdasarkan gaya resolusi &#13;
konflik dari Kurdek (1994), yaitu conflict engagement, positive problem solving, &#13;
withdrawal dan compliance. Untuk penyesuaian perkawinan menggunakan konsep &#13;
yang dikemukakan Spanier (1976) yang terbentuk dari empat indikator, yaitu dyadic &#13;
consensus, dyadic cohession, dyadic satisfaction, dan affectional expression. &#13;
&#13;
Metode penelitian menggunakan studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. &#13;
&#13;
Pengukuran gaya resolusi konflik menggunakan alat ukur Conflict Resolution Style &#13;
Inventory (Self Report-Partner Report) dan Dyadic Adjustment Scale untuk &#13;
penyesuaian perkawinan. Subyek penelitian diambil berdasarkan kriteria yang telah &#13;
ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling, yang disebut sampel non peluang &#13;
karena peneliti tidak memiliki gambaran jumlah populasi. Data yang diperoleh diolah &#13;
dengan menggunakan statistik uji regresi sederhana untuk mengetahui bagaimana &#13;
pengaruh masing-masing gaya resolusi konflik terhadap penyesuaian perkawinan dan &#13;
statistik deskriptif untuk mengetahui tingkat penyesuaian perkawinan. &#13;
&#13;
Hasi I asesmen adalah baik self report maupun partner report menunj ukkan gaya &#13;
resolusi konflik positive problem solving ada pengaruh positif terhadap penyesuaian &#13;
perkawinan. Artinya, semakin besar pasangan suami istri menggunakan gaya resolusi &#13;
konflik positive problem solving maka penyesuaian perkawinannya tinggi. Sedangkan &#13;
gaya resolusi conflict engagement, withdrawal dan compliance ada pengaruh negatif &#13;
terhadap penyesuaian perkawinan. Artinya, semakin besar pasangan suami istri &#13;
menggunakan gaya resolusi konflik tersebut, penyesuaian perkawinannya rendah. &#13;
Hasil berikutnya adalah tidak ada perbedaan terhadap tingkat penyesuaian &#13;
perkawinan suami dan istri dalam menggunakan gaya resolusi konflik positive &#13;
&#13;
. problem solving maupun conflict engagement, withdrawal dan compliance. Hasil lain &#13;
menunjukkan usia saat menikah, usia perkawinan 1-2 tahun, dan kehadiran anak &#13;
berpengaruh negatif terhadap penyesuian perkawinan pasangan suami istri. Modul &#13;
pelatihan dirancang untuk meningkatkan skill dalam menggunakan positive problem &#13;
solving, khususnya proses negosiasi untuk menyelesaikan masalah dan konflik &#13;
sehingga dapat meningkatkan penyesuaian perkawinan, yang ditujukan bagi pasangan &#13;
suami istri yang baru menikah 1-2 tahun. Hasil evaluasi uji coba penerapan modul &#13;
dan pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa modul yang disusun masih ada &#13;
kekurangan begitu juga dengan pelaksanaan pelatihannya sehingga masih ada yang &#13;
perlu ditambahkan dan diperbaiki lagi dalam hal isi modul, materi-materi, waktu, &#13;
durasi, dan juga keterarnpilan fasilititator.</note>
 <note type="statement of responsibility">constantine alfarinda hygieta</note>
 <subject authority="">
  <topic>gaya resolusi konflik, penyesuaian perkawinan, pas</topic>
 </subject>
 <classification>155.645 hyg p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.645 hyg p/R.19.111</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010011107000071</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.111)</sublocation>
    <shelfLocator>155.645 hyg p/R.19.111</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>60202</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-02-19 13:26:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-19 13:26:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>