Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pembuatan Asam Laktat Berbahan Dasar Tepung Sukun (Artocarpus communis Forst.) Dengan Metode Fermentasi


Asam laktat merupakan bahan tambahan dalam industri makanan dan polimer. Selain itu, asam laktat juga digunakan pada industri kosmetik, industri ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000114Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2358
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2358
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asam laktat merupakan bahan tambahan dalam industri makanan dan polimer. Selain itu, asam laktat juga digunakan pada industri kosmetik, industri kimia, dan industri farmasetika. Kebutuhan asam laktat di industri nasional mencapai satu juta ton per tahun dan semuanya diimpor dari negara lain. Sumber asam laktat merupakan produk pertanian yang kaya akan pati, bahan yang sering digunakan adalah sagu, jagung, singkong, dan ubi kayu. Masalah yang muncul adalah populasi tanaman tersebut terbatas dan penggunaannya lebih diutamakan sebagai makanan pokok pada beberapa daerah. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan asam laktat berbahan dasar tepung sukun (Artocarpus communis Forst.) dengan metode fermentasi. Metode penelitian yang dilakukan meliputi 2 tahap. Tahap pertama adalah tahap orientasi. Pada tahap ini dibandingkan antara fermentasi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus casei dan Lactococcus lactis dengan substrat yang dihidrolisis dan tanpa hidrolisis. Tahap kedua adalah proses fermentasi dengan variasi pH (4,5,6,7) dan konsentrasi tepung sukun (1,2,3,4 g per 100 mL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung terbanyak diperoleh dari buah sukun yang mengkal, yaitu sebesar 8,7570% dalam daging buah dengan kadar air sebesar 16,565%. Pada tahap orientasi diperoleh bahwa penggunaan tepung sukun yang telah dihidrolisis sebagai media fermentasi dan penggunaan bakteri Lactobacillus casei memberikan hasil fermentasi yang lebih baik. Hasil analisis statistik dengan tingkat kepercayaan 99% (?= 0,01) menunjukkan variasi konsentrasi dan pH berpengaruh terhadap hasil fermentasi serta terdapat interaksi antara konsentrasi tepung dengan pH media fermentasi. Dari penelitian ini kondisi optimum fermentasi diperoleh pada pH 6 dan konsentrasi tepung 1 g dengan hasil fermentasi sebesar 4,6547 mol untuk setiap gram tepung sukun.

    Kata kunci : Asam laktat, Fermentasi, Artocarpus communis Forst.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi