
Text
Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Kimia Dominan Pada Daging Buah dan Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus)
Buah naga termasuk dalam varietas dari jenis kaktus yang secara empiris memiliki khasiat bagi kesehatan. Umumnya buah naga digunakan untuk mengobati ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021091000086 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2281Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : ., 2009 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2281Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Buah naga termasuk dalam varietas dari jenis kaktus yang secara empiris memiliki khasiat bagi kesehatan. Umumnya buah naga digunakan untuk mengobati penyakit diabetes mellitus dan menurunkan kadar kolesterol, sedangkan bagian kulit buah dilaporkan berpotensi menghambat pertumbuhan sel tumor. Penelitian mengenai kandungan kimia buah naga belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi senyawa dominan yang terkandung dalam daging buah dan kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Kulit buah diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan etanol 70% yang dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan air. Pengambilan sari daging buah dilakukan dengan cara pemerasan dan sari dikeringkan dengan freeze dryer. Hasil penapisan fitokimia ekstrak etanol kulit buah, fraksi n-heksana dan etil asetat menunjukkan adanya senyawa golongan flavonoid dan polifenol, sedangkan fraksi air menunjukkan adanya senyawa polifenol. Penapisan fitokimia daging buah menunjukkan adanya senyawa flavonoid, polifenol, monoterpenoid dan seskuiterpen serta kuinon. Pemisahan dan isolasi senyawa dilakukan menggunakan metode kromatografi kolom berulang menggunakan eluen n-heksan, MTC, etil asetat, dan diperoleh 1 isolat dari kulit buah (isolat K-1) berupa cairan kuning pucat, dan dari daging buah diperoleh 1 isolat (isolat B-1). Hasil karakterisasi isolat K-1 dengan spektroskopi ultraviolet menunjukkan serapan pada panjang gelombang maksimum 266,5 nm, 443 nm dan 471 nm. Spektrum inframerah menunjukkan adanya gugus hidroksil, struktur karbonil, dan gugus aldehid. Hasil Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa menunjukkan berat molekul m/z: 256 [M+], data tersebut menunjukkan kesamaan dengan senyawa golongan asam lemak. Spektrum ultraviolet isolat B-1 menunjukkan serapan pada panjang gelombang maksimum 484 nm yang memiliki kesamaan dengan senyawa betaxanthins (? = 480 nm).
Kata kunci: Hylocereus polyrhizus, Buah Naga, Senyawa Dominan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






