Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Toksisitas Subkronik Minyak Atsiri Kulit Batang Sintok (Cinnamomum sintoc BI.) Pada Tikus Putih Galur Wistar


Telah dilakukan penelitian mengenai toksisitas subkronis dari minyak atsiri kulit batang sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) pada tikus jantan dan betina ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000058Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2247
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2247
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian mengenai toksisitas subkronis dari minyak atsiri kulit batang sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) pada tikus jantan dan betina galur Wistar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keamanan penggunaan minyak atsiri kulit batang sintok yang memenuhi syarat standar uji toksisitas subkronis. Pemberian sediaan minyak atsiri kulit batang sintok dosis 0,14 ml/ 200 gram BB diberikan secara oral selama 90 hari berturut-turut, serta kepada kelompok satelit yang diamati 30 hari setelah pemberian ekstrak uji dihentikan. Hasil penelitian tidak menunjukkan perbedaan bermakna (pada ?=0,05) terhadap kelompok kontrol negatif yang diberi PGA 10 % pada beberapa parameter ( perkembangan bobot badan, pH dan berat jenis urin, persentase hematokrit, hemoglobin, jumlah eritrosit dan leukosit, dan biokimia darah) dan parameter mikroskopik organ (otak, paru-paru, jantung, hati, ginjal, limpa, testis, dan ovarium). Pada kelompok hewan uji terdapat pembentukan tukak lambung serta degenerasi ringan sel-sel paru-paru dan ginjal yang mengindikasikan adanya peningkatan beban kerja masing-masing organ tersebut. Pada hati terdapat peningkatan jumlah sel Kupffer yang mengindikasikan kemungkinan adanya efek imuno-stimulan.

    Kata kunci: Cinnamomum sintoc Bl. , uji toksisitas subkronik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi