
Text
Toksisitas Akut Minyak Atsiri Kulit Batang Sintok (Cinnamomum sintoc BI.) Pada Mencit
Tanaman sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) secara empirik dapat digunakan sebagai obat luar maupun obat dalam seperti untuk pengobatan penyakit cacing ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021091000055 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2244Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : ., 2009 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2244Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Tanaman sintok (Cinnamomum sintoc Bl.) secara empirik dapat digunakan sebagai obat luar maupun obat dalam seperti untuk pengobatan penyakit cacing saluran pencernaan, luka tusukan, dan gigitan binatang beracun. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa minyak atsiri kulit batang sintok memiliki aktivititas antiinflamasi dan analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis toksik dari minyak atsiri kulit batang sintok yang dinyatakan dalam LD50. Penelitian ini merupakan penelitian laboratorik dengan menggunakan minyak atsiri kulit batang sintok sebagai bahan uji serta mencit jantan dan betina. Pada uji toksisitas, hewan percobaan dibagi dalam kelompok kontrol yang diberi PGA 10% dan kelompok uji dengan berbagai variasi dosis. Pengamatan mortalitas dilakukan setiap hari selama dua minggu. LD50 dari minyak atsiri kulit batang sintok pada mencit jantan dan betina ditentukan dengan menggunakan metode grafik log probit. Grafik log probit menunjukkan bahwa nilai LD50 minyak atsiri kulit batang sintok pada mencit jantan adalah 2,6 g/kg bobot badan dan pada mencit betina sebesar 3,3 g/kg bobot badan. Oleh karena itu, minyak atsiri kulit batang sintok ini termasuk kedalam senyawa yang sedikit toksik berdasarkan Hodge dan Sterner,1949 (1< LD50<5 g/kg bobot badan tikus).
Kata kunci : minyak atsiri, sintok, uji toksisitas akut -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






