Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Potensi Daun Beluntas (Pluchea indica Less.) Sebagai Inhibitor Terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus


Beluntas (Pluchea indica Less.) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Daun beluntas memiliki aktivitas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000052Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2241
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2241
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Beluntas (Pluchea indica Less.) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Daun beluntas memiliki aktivitas antimikroba terhadap berbagai macam bakteri. Namun, belum pernah diteliti mengenai aktivitas antimikroba daun beluntas terhadap bakteri-bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri, menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak daun beluntas terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant dan Methicillin Resistant Stapylococcus aureus yang merupakan bakteri penyebab infeksi nosokomial dan nilai banding aktivitas antibakterinya dengan siprofloksasin. Hasil pengujian aktivitas antibakteri daun beluntas (Pluchea indica Less.) menunjukkan bahwa ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less.) memiliki aktivitas antibakteri terbesar terhadap Methicillin Resistant Stapylococcus aureus. Konsentrasi hambat minimum ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less.) terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant terletak pada konsentrasi 52% sedangkan pada bakteri Methicillin Resistant Stapylococcus aureus terletak pada konsentrasi 20%. Hasil uji banding 1 bagian ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less.) dengan siprofloksasin terhadap Pseudomonas aeruginosa Multi Resistant dan Methicillin Resistant Stapylococcus aureus berturut-turut sebesar 1 : 1,77 x 10 -5 dan 1 : 5,49 x 10-5. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun beluntas (Pluchea indica Less.) mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol, tanin, monoterpen atau sesquiterpen, dan kuinon.


    Kata kunci : Pluchea indica Less., Aktivitas antibakteri, Stapylococcus, Pseudomonas
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi