Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi dan Uji Aktivitas Obat Kumur Ekstrak Lidah Buaya (Aloe barbadensis Mill.) Terhadap Candida albicans Isolat Pasien HIV/AIDS


Lidah buaya telah dikenal mempunyai aktivitas dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi obat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000051Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2240
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2240
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Lidah buaya telah dikenal mempunyai aktivitas dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi obat kumur dengan ekstrak lidah buaya dan uji aktivitasnya terhadap jamur Candida albicans yang diisolasi dari pasien HIV/AIDS Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasikan obat kumur dari ekstrak lidah buaya sebagai alternative pengobatan kandidasis oral pada pasien HIV/AIDS. Penelitian ini berdasarkan penelitian laboratorium terhadap obat kumur tradisional yaitu lidah buaya sebagai bahan aktif terhadap jamur Candida albicans yang diisolasi dari pasien HIV/AIDS. Hasil skrining fitokimia memperlihatkan bahwa simplisia dan ekstrak lidah buaya mengandung senyawa flavonoid, polifenol, kuinon, monoterpenoid dan seskuiterpenoid. Konsentrasi Hambat Minimum ekstrak lidah adalah 5% b/v. Sediaan obat kumur ekstrak lidah buaya dengan konsentrasi 5%,10%, dan 20% mempunyai nilai koefisien fenol masing-masing 0,9;0,95 dan 0,95. Obat kumur yang dibuat relatif stabil secara fisik selama penyimpanan. Nilai koefisien fenol pun tidak mengalami perubahan yang bermakna. Hasil Uji Banding terhadap sediaan antijamur standard dipasaran menunjukkan 1 ppm sediaan obat kumur ekstrak lidah buaya sebanding dengan 6,89 x 10-5 ppm sediaan antijamur tersebut. Hasil Uji Hedonik dari sediaan yang dibuat menunjukkan bahwa formula FB2 lebih disukai dibandingkan dengan formula lainnya
    Kata Kunci : Obat Kumur, Lidah Buaya (Aloe barbadensis Mill.) , Candida albicans
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi