Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi dan Uji Stabilitas Mikroemulsi Ketokonazol Sebagai Antijamur Candida albicans dan Tricophyton mentagrophytes


Pada perkembangan terakhir ini obat diberikan dalam berbagai macam rute
pemberian, diantaranya melalui rute pemberian topikal. Telah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021091000007Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2182
    Penerbit Fakultas Farmasi Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2182
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada perkembangan terakhir ini obat diberikan dalam berbagai macam rute
    pemberian, diantaranya melalui rute pemberian topikal. Telah dikembangkan
    sistem mikroemulsi. Mikroemulsi memiliki berbagai keunggulan sebagai sistem
    penghantaran obat antara lain mempunyai kestabilan dalam jangka waktu lama
    secara termodinamika, jernih, transparan, mempunyai kemampuan berpenetrasi
    yang baik, dan daya kelarutan yang tinggi. Jamur dermatofita merupakan
    penyebab penyakit infeksi kulit seperti kurap (Tinea). Pada penelitian dilakukan
    formulasi mikroemulsi dengan zat aktif ketokonazol, serta minyak zaitun sebagai
    fase minyak. Mikroemulsi yang dihasilkan dievaluasi stabilitasnya selama periode
    waktu penyimpanan. Aktivitas antijamur sediaan diuji terhadap jamur Candida
    albicans dan Trichophyton mentagrophytes dan dibandingkan dengan produk
    krim ketokonazol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan mikroemulsi
    stabil selama waktu penyimpanan dengan tidak terjadi perubahan warna, bau dan
    konsistensi, pH dan viskositas sediaan mengalami perubahan nilai tetapi masih
    memenuhi rentang yang telah ditentukan. Hasil uji sentrifugasi dengan kecepatan
    3000 rpm selama 30 menit menunjukkan bahwa sediaan stabil dan tidak
    mengalami pemisahan, sedangkan hasil uji stabilitas fisik dengan metode freezethaw
    selama 24 hari menunjukkan sediaan tetap stabil dan tidak terjadi perubahan
    penampilan fisik. Hasil uji aktivitas antijamur dari sediaan mengalami penurunan
    selama waktu penyimpanan, dimana pada hari ke 28 sediaan sudah tidak memiliki
    aktivitas antijamur, baik terhadap Candida albicans maupun terhadap
    Trichophyton mentagrophytes.
    Kata kunci : Mikroemulsi, Ketokonazol, Candida albicans, Trichophyton
    mentagrophytes.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi