Detail Cantuman

Image of KOMUNIKASI PELAKU BISNIS KELUARGA

Text  

KOMUNIKASI PELAKU BISNIS KELUARGA


Pengalaman Komunikasi Pelaku Bisnis Keluarga dalam Mengembangkan
Bisnis Kuliner di Kota Sukabumi. Keluarga sebagai sistem lebih bersifat

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01007136302.2R IM K/.21.154Perpustakaan Pusat (REF.154)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2R IM K/.21.154
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 207 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2R IM K
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengalaman Komunikasi Pelaku Bisnis Keluarga dalam Mengembangkan
    Bisnis Kuliner di Kota Sukabumi. Keluarga sebagai sistem lebih bersifat
    emosional, karena disatukan oleh ikatan mendalam yang mempengaruhinya dalam
    berbisnis. Komunikasi bisnis keluarga memiliki hubungan yang erat dengan
    pertentangan, perbedaan serta penolakan pendapat atau ide, ketidakpercayaan
    antara sesama anggota, bahkan memicu konflik.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis penelitian kualitatif dengan
    metode penelitian fenomenologi. Penentuan sumber data penelitian, menggunakan
    teknik purposive dengan 5 informan yang mengelola bisnis keluarga dibidang
    kuliner yang telah berkembang.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motif-motif yang
    mendorong pelaku melakukan bisnis keluarga, mendeskripsikan makna
    komunikasi bisnis keluarga serta mendeskripsikan aktivitas komunikasi bisnis
    yang dilakukan oleh pelaku bisnis keluarga dalam menjalankan bisnis kulinemya.

    Hasil penelitian ini adalah motif yang mendorong pelaku untuk melakukan
    bisnis keluarga diantaranya: motif kepatuhan (obedience motive), motif ekonomi
    (economic motive), motif aktualisasi diri (self actualization motive), dan motif
    bakat (aptitude motive).

    Makna komunikasi bisnis keluarga bagi pelaku adalah sebuah tantangan
    dan kepatuhan. Makna yang dikonstruksi tersebut, dapat dinetralisir dengan
    melakukan obrolan ringan, pertemuan bisnis keluarga, rapat keluarga yang dapat
    menghasilkan beberapa point, seperti melakukan pelaporan dan perencanaan
    bisnis, pengambilan keputusan yang dapat dilakukan secara diskusi dan
    professional, serta pemecahan dari perbedaan pendapat bahkan konflik.

    Aktivitas Komunikasi pelaku bisnis keluarga mencakup promosi,
    membangun hubungan dengan karyawan, supliyer dan memfasilifasi pelanggan
    restoran dengan acara karaoke, happy hours, nonton bareng, serta membina
    hubungan dan jaringan dengan partner bisnis dengan membangun perjanjian
    kerjasama pembukaan cabang baru.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi