<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58091">
 <titleInfo>
  <title>Peran polimorfisme gen carboxylesterase-2 (ces2) dan arylacetamide deacetylase (aadac) terhadap metabolisme rifampisin pada pasien tuberkulosis paru di Bandung Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Henny Juliastuti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii, 88 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang menjadi masalah kesehatan &#13;
global dengan pengobatan yang belum sepenuhnya efektif. Salah satu jenis obat anti TB &#13;
utama adalah rifampisin. Beberapa penelitian di Indonesia, khususnya di Bandung &#13;
menunjukkan rendahnya konsentrasi rifampisin plasma yang bervariasi antar individu. &#13;
Variasi ini dapat disebabkan oleh perubahan farmakokinetik yang dipengaruhi oleh &#13;
aktivitas enzim yang memetabolisme rifampisin, yaitu Carboxylesterase-Z (CES2) dan &#13;
Arylacetamide deacetylase (AADAC). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi adanya &#13;
peran polimorfisme gen CES2 regio 3'UTR c.1872*302_304deIGAA dan gen AADAC &#13;
regio ekson 5 (g.13651 G&gt;A) terhadap aktivitas metabolisme rifampisin yang ditunjukkan &#13;
dengan rasio AUCO-6 desasetilrifampisin/rifampisin (AUCO-6 DRIR). &#13;
&#13;
Penelitian potong lintang dilakukan terhadap 143 pasien TB paru di Bandung yang &#13;
mendapat terapi rifampisin 450 mg/hari peroral dalam kondisi steadystate. Uji &#13;
polimorfisme gen dilakukan dengan metode sekuensing pada kedua region yang diteliti. &#13;
Konsentrasi rifampisin plasma masing-rnasing pada jam ke-2, 4, dan 6 pasca meminum &#13;
rifampisin diukur menggunakan UPLC. Nilai AUC().6 didapat dad perhitungan dengan &#13;
menggunakan software Plcsolver. Rasio AUCo-6 DRIR dihitung dengan membagi ratio &#13;
AUCo-6 desasetilrifampisin dengan AUCQ..6 rifampisin. Data dianalisis dengan uji ANOVA &#13;
dilanjutkan dengan post hoc. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara Terata &#13;
geometrik rasio AUCO-6 DRlR (0,19) kelompok subjek dengan homozigot mutan DD gen &#13;
CES2 regio 3'UTR c.1872*302_304deIGAA dibanding dengan kelompok wild type II &#13;
sebesar 0,15 (p=0,000). Tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara rerata &#13;
geometrik rasio AUCO-6 DRlR (0,16) kelompok subjek dengan homozigot mutan AA gen &#13;
AADAC regio ekson 5 (g.13651 G&gt; A) dibandingkan dengan kelompok wild type GG &#13;
sebesar 0,15 (p=0,122). Terdapat perbedaan yang signifikan antara rerata geometrik rasio &#13;
AUCO-6 DRIR pada kelompok subjek yang memiliki gen CES2 regio 3'UTR &#13;
c.1872*302_304delGAA homozigot mutan DD bersama dengan gen AADAC regio &#13;
ekson 5 (g.13651G&gt;A) homozigot mutan AA atau DD/AA (0,17) dibandingkan dengan &#13;
kelompok wild type II1GG sebesar 0,13 (p=0,049). &#13;
&#13;
Dari analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa polimorfisme gen CES2 &#13;
regio 3'UTR c.1872*302_304deIGAA berperan dalam meningkatkan metabolisme &#13;
rifampisin subjek. Polimorfisme gen AADAC di regio ekson 5 (g.13651G&gt;A) tidak &#13;
berperan dalam meningkatkan metabolisme rifampisin subjek. Polimorfisme gen CES2 &#13;
regio 3'UTR c.1872*302_304deIGAA bersama dengan polimorfisme gen AADAC di &#13;
regio ekson 5 (g.13651G&gt;A) berperan dalam meningkatkan metabolisme rifampisin &#13;
subjek.</note>
 <note type="statement of responsibility">Henny Juliastuti</note>
 <subject authority="">
  <topic>AADAC, AUCO-6 DRlR, CES2, metabolisme rifampisin, </topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 Hen p/R.13.15.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007537</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)</sublocation>
    <shelfLocator>610 Hen p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>58091</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-02 15:23:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-06 14:03:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>