<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58090">
 <titleInfo>
  <title>Hukum mendirikan berbilang masjid Jami' dalam naskah Tabyin Al-Khati' Atayn Al-Latayn fi sulh Al-Jama'atayn karya Sayyid Usman:</title>
  <subTitle>kajian filologis dan fiqh</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iwan Karmawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Budaya Unpad</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv, 328 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Naskah-naskah Nusantara Islami mengandung pemikiran para cerdik &#13;
cendekia (ulama) Nusantara pada masa lampau yang telah berhasil menjaga &#13;
matarantai keilmuan agama dari masa ke masa, sehingga masyarakat tetap terpelihara &#13;
agamanya. Dari sekian banyak naskah Nusantara Islami adalah naskah Tabyin Al­ &#13;
Khati'atayn Fi Sulh Al-Jamii 'atayn (TSJ) karya Sayyid Usman (SU), seorang Mufti &#13;
Betawi, yang dikarang pada akhir abad ke-19 M. Naskah TSJ merupakan naskah &#13;
tunggal ditulis dengan menggunakan aksara Pegon dan berbahasa Betawi akhir abad &#13;
ke-19, ditemukan di Sukabumi dari seorang kolektor naskah (Aim.) Baroya, seorang &#13;
tokoh pergerakan Muhammadiyyah di Sukabumi, Naskah TS] Sukabumi merupakan &#13;
naskah salinan dari teks yang tidak diketahui keberadaannya. Dengan menggunakan &#13;
metode edisi standar, suntingan teks yang diduga mendekati teks aslinya dan dapat &#13;
dipertanggungjawabkan secara ilmiah bisa dihasilkan dan dilakukan pendalaman &#13;
Iebih jauh mengenai kandungan teks yang terdapat di dalamnya. &#13;
&#13;
Dari sisi kandungannya, naskah TS] mengandung teks fiqh tentang &#13;
penyelengaraan salat jum'at dan pendirian masjid jami'. Di dalam teks, dibahas 1) &#13;
tentang Iarangan mendirikan masjid jami' yang jaraknya kurang dari 2.400 meter &#13;
dari masjid jami' yang telah ada (pertama) dan mendapat pengakuan masyarakat luas &#13;
bahwa masjid pertama telah ditetapkan sebagai masjid jami', 2) larangan &#13;
menyelenggarakan salat jum'at di masjid baru apabila tidak memenuhi persyaratan &#13;
yang telah ditetapkan yaitu jarak minimail dengan masjid lama 2.400 m ; adanya &#13;
faktor kesulitan untuk mengumpulkanjama'ah salatjum'at di satu masjidjami ('Usr &#13;
Al-Ijtimii ') ; adanya faktor masyaqqah (kepayahan) yang dirasakan jarna'ah karena &#13;
berbagai sebab hingga tidak dapat menjangkau masjid jami' yang telah ada &#13;
sebelumnya. &#13;
&#13;
Teks TSJ merupakan teks saduran tidak utuh dari teks-teks fiqh yang telah &#13;
ada sebelumnya yaitu teks-teks AI-Umm, Al-Fiqh 'Ala Maziihib AI-Arba 'ah, Fath AI­ &#13;
Mu 'in, Saflnat Al-Najat, Kiisyifat At-Soja. Fatawa Ibn Hajar AI-Haytami, dan lain­ &#13;
lain. Dalam penyaduran tidak utuh yang dilakukan oleh SU ditemukan tiga masalah &#13;
pokok yaitu : 1) penyaduran tidak utuh dari fatwa Imam Mazhab dapat menimbulkan &#13;
perbedaan pendapat di kalangan pembaca dengan sebab tidak lengkapnya materi &#13;
pembahasan yang disampaikan, 2) Hubungan teks TS] dengan teks-teks yang &#13;
menjadi sumber saduran memperkuat kesimpulan bahwa penyaduran tidak utuh yang &#13;
dilakukan SU menimbulkan distorsi pemahaman antara teks sumber saduran dengan &#13;
TS] sebagai naskah baru, 3) Teks TS], telah berjasa menjadi penjaga mazhab Syafi'i &#13;
&#13;
. pada periode al- qawl al-jadid di Nusantara, walaupun kini telah tidak digunakan lagi &#13;
sebagai teks rujukan di kalangan ummat Islam Indonesia. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Iwan Karmawan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Ilmu Sastra</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>. pada periode al- qawl al-jadid di Nusantara, wal</topic>
 </subject>
 <classification>090</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>090 Iwa h/R.18.1.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007538</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 000)</sublocation>
    <shelfLocator>090 Iwa h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>58090</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-02 15:20:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-07 11:13:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>