Detail Cantuman

Image of Komunikasi ritual pada upacara Garebeg di keraton Yogyakarta: studi Etnografi Komunikasi

Text  

Komunikasi ritual pada upacara Garebeg di keraton Yogyakarta: studi Etnografi Komunikasi


Penelitian ini mengulas mengenai komunikasi ritual dalam upacara garebeg di
Keraton Yogyakarta. Upacara garebeg dilaksanakan bertepatan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007514302.2 Yos kPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Yos k/R.21.24.3
    Penerbit Fakultas Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xx, 364 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini mengulas mengenai komunikasi ritual dalam upacara garebeg di
    Keraton Yogyakarta. Upacara garebeg dilaksanakan bertepatan dengan perayaan hari
    besar agama Islam seperti Idul fitri (garebeg syawaf), Idul Adha (garebeg besar),
    Maulud Nabi (garebeg Mu/uti).

    Keraton Y ogyakarta yang berada di Daerah Istimewa Y ogyakarta menjadi
    pusat budaya di Yogyakarta. Upacara garebeg identik dengan pareden (gunungan),
    Keraton Yogyakarta menjaga tradisi dan budaya leluhur dengan tetap memberikan
    pareden kepada warga masyarakat. Beragam ritual terdapat dalam upacara garebeg,
    yang dimulai dengan ritual tumplak wajik. Ritual ini sebagai lambang menghilangkan
    sengkala dalam upacara garebeg. Ritual yasa pareden dilakukan untuk
    mempersiapkan pareden sebelum dibagikan kepada masyarakat. Ritual berikutnya
    G/aden sebagai persiapan dari prajurit keraton Yogyakarta sebelum pelaksanaan
    garebeg pareden. Garebeg pareden merupakan upacara utama yang mernberikan
    makna hajad da/em kepada masyarakat,

    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai norma, sikap dan sistem
    kepercayan masyarakat di Keraton Y ogyakarta mengenai upacara garebeg. Ritual
    budaya jawa serta hakekat dan makna komunikasi ritual dalam upacara garebeg
    menjadi tujuan berikutnya. Upacara garebeg memiliki beragam peristiwa komunikasi
    dan pola komunikasi, ha! inilah yang menjadi tujuan selanjutnya dalam penelitian ini.
    Fokus penelitian adalah bagaimana pola komunikasi ritual pada upacara garebeg di
    keraton Y ogyakarta.

    Hasil penelitian menujukkan bahwa komunikasi ritual pada Upacara garebeg
    sebagai media dalam penyebarluasan agama Islam. Upacara garebeg juga merupakan
    bentuk komunikasi antara Sultan dengan masyarakat. Komunikasi ritual pad a upacara
    garebeg dianalisis dengan metode SPEAKING (Setting, Participant, End, Act, Key,
    Instrument, Norm, Genre). Pelaksanan garebeg dilakukan di beberapa bangsal dan
    mesjid di keraton Yogyakarta yang diikuti oleh Rayi Dalem, Penghageng, abdi
    da/em, prajurit dan pengu/on. Kesempatan berbicara diatur dalam tradisi sesuai
    dengan ritual yang dilakukan. Penggunaan bahasa bagongan dan krama hinggil
    menjadi ha! yang wajib da!am setiap ritual yang diselenggarakan. Komunikasi ritual
    da!ani upacara garebeg banyak mempergunakkan bahasa verbal dan nonverbal yang
    kaya makna. Norma yang ditaati dalam setiap ritual terwujud dalam tradisi yang
    berlaku di keraton Y ogyakarta.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi