Detail Cantuman

Image of Konservasi sumberdaya genetik sapi pasundan di Jawa Barat

Text  

Konservasi sumberdaya genetik sapi pasundan di Jawa Barat


Konservasi Sumberdaya Genetik Sa pi Pasundan Di Jawa Barat

The Animal Genetic Resources Conservation Of Pasundan Cattle In West Java ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007502636.08 Joh kPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.08 Joh k/R.20.12.6
    Penerbit Fakultas Peternakan Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 247 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.08
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Konservasi Sumberdaya Genetik Sa pi Pasundan Di Jawa Barat

    The Animal Genetic Resources Conservation Of Pasundan Cattle In West Java

    Oleh : Johar Arifin

    Program Pascasarjana Ilmu Peternakan Universitas Padjadjaran Bandung

    ABSTRAK

    Tujuan penelitian ini adalah melakukan inventarisasi ternak dalam data kualitatif
    maupun kuantitatif, sebaran gen dan DNA, eksplorasi potensi wilayah basis
    populasi untuk mendapatkan wilayah konservasi dan pengembangan sumber daya
    genetik, serta identifikasi konflik sosial sebagai pertimbangan dalam program
    konservasi. Penelitian dilaksanakan sejak April 2015 sampai Oktober 2016 di 11
    kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Kuningan, Majalengka, Ciamis,
    Sumedang, Indramayu dan Purwakarta, Pangandaran, Tasikmalaya, Garut,
    Cianjur dan Sukabumi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
    dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran populasi Sapi
    Pasundan dewasa di 11 wilayah memiliki karakteristik ukuran-ukuran tubuh yang
    sama (panjang badan dan tinggi badan) kecuali pada lingkar dada, populasi ternak
    di Ciamis, Tasikmalaya dan Kuningan memiliki perbedaan lingkar dad a dengan
    wilayah lainnya. Populasi Sapi Pasundan di 11 wilayah dalam kondisi memenuhi
    keseimbangan populasi dengan dikontrol oleh gen-gen dalam aIel AlbA, Alb'', dan
    Albc berdasarkan marka protein albumin. Jarak genetik antar populasi Sapi
    Pasundan di 11 wilayah sangat dekat yaitu antara 0,04 - 0,15, sedangkan jarak
    genetik antara Sapi Pasundan dengan Sapi Madura 0,098, Sapi Pasundan dengan
    Sapi Bali 0,056, dan Sapi Madura dengan Sapi Bali 0,084. Hasil analisis d-loop
    DNA Mitokondria menunjukkan adanya pohon genetik antara ketiga rumpun
    tersebut dan ditemukan haplotipe 1 sekuen G yang telah diregistrasi dalam
    Genbank dengan nomor JQ 002668.1 sebagai bagian dari bangsa Bos sondaicus.
    Wilayah yang memiliki daya dukung dan nilai populasi efektif aman adalah
    Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi, Kuningan dan Sumedang.
    Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa pola pemuliaan dalam
    koridor konservasi dan pengembangan Sapi Pasundan menerapkan group
    breeding system dimana BPPT Sapi Potong Cijeungjing sebagai nucleus herd dan
    VBC terpilih sebagai subnucleus herd secara sinergis akan membangun
    pemumian dan pengembangan SDGT di Jawa Barat. Adapun wilayah
    pengembangan telah dipilih antara lain untuk wilayah pesisir selatan Jawa Barat
    terdiri dari Pangandaran, Tasikrnalaya, Garut, Cianjur dan Sukabumi, sedangkan
    wilayah utara telah terpilih wilayah Sumedang dan Kuningan dengan catatan ada
    resolusi konflik struktural dengan menerapkan pola pemuliaan terbuka.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi