Text
PENGARUH POLITIK HUKUM PENGATURAN HIERARKI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TERHADAP TERTIB HUKUM DI INDONESIA
Berdasarkan Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia 1945 ditentukan bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukurn. Salah ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010040007482 340 Aan p Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 340 Aan p/R.11.1.1Penerbit fakultas hukum Unpad : Bandung., 2017 Deskripsi Fisik xx, 297 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 340Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik ReferencePernyataan Tanggungjawab Aan Eko Widiarto -
Berdasarkan Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia 1945 ditentukan bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukurn. Salah
satu konsekuensi Negara Hukurn adalah pernbangunan hukurn positif rnelalui
pembentukan peraturan perundang-undangan. Pernbentukan peraturan perundang
undangan tennasuk salah satu subsistern dalarn kehidupan bemegara. Norma
hukum mengenal adanya hierarki atau tata susunan norma. Di dalarn
perkembangan hukurn positif di Indonesia yang rnengatur hierarki peraturan
peraturan perundang-undangan, hierarki tersebut berubah-ubah baik sebelurn
maupun sesudah perubahan UUD 1945. Hierarki peraturan perundang-undangan
senantiasa berganti-ganti sesuai dengan keinginan penguasa yang pada saat itu
berkuasa. Hal ini berpengaruh terhadap kurang terwujudnya tertib hukurn dalarn
Negara Hukurn Indonesia. Identifikasi rnasalah yang penting diteliti m eliputi
apakah hierarki peraturan perundang-undangan berhubungan dengan kedudukan
lembaga negara yang berwenang rnernbentuk peraturan perundang-undangan?
Kemudian, apa pengaruh politik hukurn pengaturan hierarki peraturan perundang
undangan terhadap tertib hukurn di Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah
menemukan konsep politik hukurn pengaturan hierarki peraturan perundang
undangan yang dapat rnewujudkan tertib hukurn di Indonesia.
Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Pendekatan
penelitian yang digunakan rneliputi pendekatan peraturan, sejarah dan
perbandingan hukurn. Pendekatan tersebut digunakan untuk rnengkaji peraturan
perundang-undangan yang terkait dengan identifikasi rnasalah penelitian,
termasuk rnenelaah kesesuaian antara kaidah hukurn yang satu dengan yang lain,
serta membandingkannya dengan kenyataan yang terjadi di Indonesia, Jerman,
Belanda, dan Arnerika. Analisis yang digunakan adalah deskriptif analitis.
Hubungan antara hierarki peraturan perundang-undangan dengan susunan
dan kedudukan lernbaga negara yang rnernbentuknya rnerupakan pengaruh dari
legitirnasi wewenang yang dirniliki oleh lernbaga negara tersebut sehingga
memengaruhi validitas norma. Sernakin besar fungsi lernbaga negara dalarn
susunan pernerintahan negara rnaka sernakin besar validitas normanya dan
akibatnya hierarki produk hukurnnya rnenjadi tinggi. Pengaruh politik hukurn
pengaturan hierarki peraturan perundang-undangan terhadap tertib hukurn di
Indonesia sangat kuat. Apabila politik hukurnnya dernokratis rnaka terwujud tertib
hukum yang responsif dengan rnenernpatkan produk hukurn yang rnerupakan
pengejawantahan kedaulatan rakyat pada hierarki lebih tinggi dan rnenjarnin
eksistensi produk hukurn daerah dan rnasyarakat hukurn adat. Sebaliknya, apabila
politik hukurnnya otoritarianlsentralistik rnaka hierarki peraturan perundang
undangan bersifat represif. Konsep politik hukurn pengaturan hierarki untuk
mewujudkan tertib hukurn di Indonesia adalah politik hukurn yang didasarkan
pada Cita Hukurn Pancasila. Politik hukurn tersebut bersendikan: nilai keajegan,
berasaskan otonorni dan rnengakui dan rnenghormati kesatuan rnasyarakat hukurn
adat, dan berturnpu pada kesesuaian antara kedudukan Lernbaga N egara yang
berwenang rnernbentuk peraturan perundang-undangan dengan hierarki peraturan
perundang-undangan yang dibentuk. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






