Detail Cantuman

Image of MODEL PERINGATAN DINI RISIKO SISTEMIK PADA PERBANKAN INDONESIA BERDASARKAN RISIKO ENDOGEN INSTITUSI KEUANGAN, PASAR KEUANGAN, INFRASTRUKTUR KEUANGAN DAN RISIKO EKSOGEN MAKRO EKONOMI

Text  

MODEL PERINGATAN DINI RISIKO SISTEMIK PADA PERBANKAN INDONESIA BERDASARKAN RISIKO ENDOGEN INSTITUSI KEUANGAN, PASAR KEUANGAN, INFRASTRUKTUR KEUANGAN DAN RISIKO EKSOGEN MAKRO EKONOMI


Berulangnya risiko sistemik di sektor perbankan membutuhkan model
peringatan dini risiko sistemik baru yang mengembangkan variabel dan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010040007487658.81Alf mPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 600)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658.81Alf m/R.12.296.6
    Penerbit Fakaultas Ekonomi Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 217 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658.81
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Berulangnya risiko sistemik di sektor perbankan membutuhkan model
    peringatan dini risiko sistemik baru yang mengembangkan variabel dan
    metode baru sebagai reaksi terhadap trend inovasi keuangan dan perubahan
    struktural dalam sistem keuangan dan perbankan.

    Penelitian ini menggunakan teori kebangkrutan, teori agensi, teori asimetri
    informasi dan teori risiko sistemik dengan sumber data berupa data sekunder
    bulanan bank konvensional dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan
    Badan Pusat Statistik tahun 2010 sampai 2014 untuk membentuk model
    peringatan dini risiko sistemik dan data tahun 2015 digunakan untuk menguji
    validasi model peringatan dini risiko sistemik yang terbentuk menggunakan
    regresi logit.

    Model peringatan dini yang terbentuk menggunakan variabel risiko kredit, risiko
    likuiditas, risiko pasar risiko ketersediaan modal, bank runs, contagion inflasi,
    suku bunga dan nilai tukar, dimana secara simultan, dapat digunakan sebagai
    variabel peringatan dini untuk mendeteksi risiko sistemik namun secara
    parsial, risiko pasar dan contagion menunjukan hasil yang tidak signifikan.
    Model yang terbentuk telah memenuhi kriteria fit yang baik dan mempunyai
    tingkat ketepatan prediksi yang tinggi serta berdasarkan uji validitas model
    menunjukan kenaikan tingkat ketepatan prediksi.

    Penelitian ini menghasilkan model peringatan dini risiko sistemik yang

    menggabungkan risiko endogen dan risiko eksogen khususnya variabel

    contagion dan bank run disamping risiko endogen intitusi keuangan dan risiko
    eksogen makro ekonomi, dengan menggunakan rasio persentasi penurunan
    ketersediaan kredit pada suatu bank dengan presentasi penurunan ketersediaan
    kredit pad a industri perbankan sebagai proksi risiko sistemik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi