<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58031">
 <titleInfo>
  <title>Memperjuangkan Tempat Usaha (Studi Tentang Gerakan PKL di Kota Bandung)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RINA HERMAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Unpad</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xii, 237 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini memandang persoalan PKL sebagai isu publik yang berkenaan &#13;
dengan konflik 'ruang antara pemerintah dan PKL. Konflik ruang tersebut tidak &#13;
terlepas dari perbedaan interpretasi dan makna atas temp at publik. Pemerintah &#13;
dengan visinya mengenai kebersihan, keindahan dan ketertiban kota berupaya &#13;
mengendalikan keberadaan PKL pada tempat publik. Sedangkan PKL dengan &#13;
interpretasinya mengenai tempat strategis yang banyak dilalui kerumunan berupaya &#13;
mempertahankan keberadaannya pada tenpat publik. &#13;
&#13;
Perbedaan interpretasi atas tempat inilah yang mendorong lahirnya gerakan &#13;
PKL di Kota Bandung. Dengan menggunakan konsep gerakan sosial, Penulis &#13;
berupaya menggambarkan bagaimana PKL membangun identitas, membangun &#13;
kekuatan organisasilpaguyuban, mernbingkai dan menyebarluakan isu, dan &#13;
membangun koalisi. &#13;
&#13;
Proses pernbentukan identitas dilakukan dengan menggunakan cara-cara &#13;
yang bersifat informal dan kekeluargaan. Sedangkan isu yang dibangun PKL &#13;
berkaitan dengan isu kebijakan yang tidak adil didukung oleh isu atas hak atas &#13;
pekerjaan, marginalisasi dan keterbatasan akses pad a ekonorni formal. Isu-isu &#13;
tersebut menjadi dasar pembenaran bagi keberadaan PKL pada temp at publik &#13;
sekaligus upaya PKL untuk melawan pemaknaan temp at publik sebagaimana &#13;
diinterpretasikan pemerintah dalarn kebijakan tentang PKL. Untuk memperkuat &#13;
daya tawarnya terhadap pemerintah kota, PKL melakukan koalisi dengan &#13;
membentuk tiga jenis koalisi yaitu koalisi politik, koalisi ekonomi-politik dan &#13;
koalisi ekonomi.</note>
 <note type="statement of responsibility">RINA HERMAWATI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pedagang Kaki Lima, Tempat Publik, gerakan sosial</topic>
 </subject>
 <classification>301</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>301 Rin m/R.17.32.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007471</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>301 Rin m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>58031</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-27 14:46:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-08 10:57:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>